DOTNEWS.ID | BITUNG – Pemerintah Kota Bitung terus memperkuat program kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran berbagai bantuan sosial, pangan, pertanian, hingga bantuan pemberdayaan ekonomi sepanjang semester pertama tahun 2026.
Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Dinas Sosial, Pemkot Bitung menyalurkan ribuan bantuan kepada masyarakat dalam bentuk bibit pertanian, bahan pangan, bantuan sosial, bantuan kewirausahaan, hingga hewan kurban.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bitung, Steven Prok, mengungkapkan pihaknya telah menyalurkan 1.000 bibit tomat dan 2.000 bibit rica dalam polibag besar kepada kelompok masyarakat dan petani di berbagai wilayah Kota Bitung.
Selain itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan juga menyalurkan bantuan beras dan gula melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM).
Program tersebut menjangkau hampir 4.000 kepala keluarga dengan total distribusi mencapai 18.860 kilogram beras dan 490 kilogram gula yang tersebar di seluruh kecamatan.
“Program-program seperti ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah,” ujar Steven Prok. Senin, (01/06/2026).
Ia menambahkan, dinasnya juga melaksanakan vaksinasi rabies terhadap 1.200 hewan peliharaan sepanjang tahun 2026 sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit dan perlindungan kesehatan masyarakat.
Menjelang Hari Raya Iduladha, Pemkot Bitung melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan turut menyalurkan 34 ekor sapi dan 14 ekor kambing sebagai hewan kurban kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Dinas Sosial Kota Bitung terus memperluas jangkauan bantuan sosial kepada kelompok rentan.
Kepala Bidang Dinas Sosial, Samy Lombogia dan Sumeldy Maalangga, menjelaskan pihaknya telah menyalurkan 76 paket bantuan bagi keluarga kurang mampu serta 30 paket bantuan untuk korban bencana.
Setiap paket bantuan berisi kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula, teh, dan kopi. Penyaluran bantuan tersebut menyasar warga yang membutuhkan di berbagai wilayah Kota Bitung.
“Atas arahan Wali Kota Bitung, kami juga menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada 99 penerima manfaat yang telah melalui proses asesmen Kementerian Sosial agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” ungkap Samy dan Sumeldy.
Bantuan ATENSI tersebut mencakup berbagai kelompok penerima manfaat, mulai dari anak, lansia, penyandang disabilitas, Orang Dengan HIV (ODHIV), hingga kelompok rentan lainnya.
Selain bantuan sembako, pemerintah juga memberikan bantuan sarana kamar dan bantuan kewirausahaan guna meningkatkan kemandirian ekonomi penerima manfaat.
Saat ini, Pemkot Bitung juga terus menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat kategori desil 1 hingga desil 4 atau kelompok sangat miskin hingga hampir miskin. Setiap keluarga penerima manfaat memperoleh bantuan berupa 10 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Program tersebut menyasar keluarga yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial dan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
Melalui berbagai program bantuan yang terus berjalan, Pemkot Bitung menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menekan angka kemiskinan, serta memperkuat perlindungan (Sman)














