boltara
DAERAH

Pelatihan Kebakaran di PT Delta Pasifik Indotuna Tegaskan Komitmen Lindungi Karyawan dan Aset Perusahaan

×

Pelatihan Kebakaran di PT Delta Pasifik Indotuna Tegaskan Komitmen Lindungi Karyawan dan Aset Perusahaan

Sebarkan artikel ini

DOTNEWS.ID | BITUNG – Keselamatan kerja bukan sekadar slogan di PT Delta Pasifik Indotuna. Perusahaan pengolahan hasil perikanan itu kembali menunjukkan komitmen nyata dengan menggelar pelatihan dan simulasi penanggulangan kebakaran bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bitung, Sabtu (27/6/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sekaligus memastikan seluruh karyawan siap menghadapi kondisi darurat.

Pelatihan yang dipusatkan di kawasan operasional perusahaan tersebut menjadi langkah preventif untuk menguji kesiapan sumber daya manusia, mengevaluasi sistem proteksi kebakaran, serta memastikan seluruh peralatan keselamatan berfungsi optimal apabila sewaktu-waktu terjadi insiden.

Kegiatan ini terlaksana berdasarkan surat permohonan resmi yang diajukan manajemen PT Delta Pasifik Indotuna dan ditandatangani OIC General Manager, Fahmi Syeban, S.E.

Dalam pelaksanaannya, perusahaan juga menggandeng CV Dvincen Jaya sebagai vendor yang bertugas memberikan materi, instruktur, sekaligus memfasilitasi jalannya pelatihan.

Rangkaian kegiatan dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama berlangsung di aula perusahaan dengan penyampaian teori mengenai karakteristik api, potensi risiko kebakaran, serta langkah-langkah mitigasi.

Selanjutnya, peserta mengikuti simulasi lapangan yang digelar di area terbuka perusahaan dengan praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) hingga teknik pemadaman api secara aman.

Pimpinan PT Delta Pasifik Indotuna, Helmi Ali, S.E., menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan investasi yang tidak bisa dikompromikan.

Menurutnya, pelatihan secara berkala menjadi bekal penting agar setiap pekerja memiliki kemampuan mengambil tindakan cepat dan tepat ketika menghadapi situasi darurat.

“Pelatihan dan simulasi berkala ini sangat krusial guna membekali seluruh elemen perusahaan dengan pemahaman yang mumpuni mengenai langkah pencegahan dan mitigasi cepat saat terjadi kebakaran,” tegas Helmi.

Hal senada disampaikan HRD PT Delta Pasifik Indotuna, Darmadji, S.H. Ia menilai kolaborasi dengan Damkar Kota Bitung merupakan langkah strategis untuk membangun budaya kerja yang aman. Dengan pemahaman prosedur evakuasi yang benar, risiko korban jiwa maupun kerugian material dapat diminimalkan.

Direktur CV Dvincen Jaya, Denny Ansiga, turut mengapresiasi inisiatif perusahaan.

“Pelatihan semacam ini tidak hanya memberikan manfaat bagi karyawan PT Delta Pasifik Indotuna, tetapi juga menjadi contoh positif bagi dunia usaha dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran,” kata Ansiga.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Damkar Kota Bitung atas dukungan dan dedikasinya.

Sementara itu, Kepala Dinas Damkar Kota Bitung, Edij Rudij Ponamon, S.Sos., memberikan penegasan terkait kehadiran institusinya dalam kegiatan tersebut.

“Personel Damkar hadir murni berdasarkan permohonan resmi dari PT Delta Pasifik Indotuna dan menjalankan tugas sesuai fungsi pelayanan publik,” kata Ponamon.

“Adapun keterlibatan pihak ketiga merupakan kewenangan perusahaan. Tupoksi kami adalah memberikan penyuluhan, edukasi, pelatihan pemadaman kebakaran, dan penyelamatan kepada para karyawan,” tambah Ponamon.

Ia juga menyampaikan bahwa Dinas Damkar Kota Bitung tidak terlibat dalam hubungan kerja sama bisnis antara perusahaan dengan pihak ketiga. Fokus utama institusinya adalah memberikan edukasi, meningkatkan kesiapsiagaan, dan memastikan setiap kegiatan penanggulangan kebakaran berjalan sesuai standar keselamatan yang berlaku.

Dengan terlaksananya pelatihan ini, PT Delta Pasifik Indotuna menegaskan bahwa budaya K3 bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan menjadi fondasi utama dalam melindungi pekerja, menjaga keberlangsungan operasional perusahaan, serta meminimalkan risiko kerugian akibat bencana kebakaran. (Sman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *