NASIONAL

Bareskrim, Sita 7,8 Miliar Aset Lahan Indra Kenz, di Alam Sutera

150
×

Bareskrim, Sita 7,8 Miliar Aset Lahan Indra Kenz, di Alam Sutera

Sebarkan artikel ini

Jakarta, dotNews.id – Tanah yang akan dibangun rumah mewah milik tersangka kasus penipuan investasi Binomo, Indra Kesuma alias Indra Kenz, di kawasan Alam Sutera, Tangerang, di sita Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Jumat (18/03/22).

Kanit 5 Subdit II Perbankan Dittipideksus Bareskrim Polri, Kompol Karta mengatakan, bahwa tanah tersebut dibeli Indra dengan harga Rp7,8 miliar pada sekitar tahun 2020 hingga 2021. “Jadi tanah kosong yang dia beli kemudian ada pembangunan,” kata Karta, dilansir CNN Indonesia.

Lokasi bangunan rumah yang terletak di salah satu klaster mewah di kawasan Tangerang itu masih belum rampung dikerjakan. Tak ada aktivitas pembangunan yang dilakukan di sekitar lokasi.

Selain itu, rumah tersebut masih berbentuk rangka-rangka dan dikelilingi oleh seng untuk pembangunan. Polisi pun menempelkan spanduk penyitaan di lokasi tersebut.

Dia menyebutkan bahwa penyidik menemukan dugaan aliran dana hasil dari tindak pidana yang dilakukan Indra Kenz ke tanah tersebut.

Namun demikian, ia belum mengetahui lebih lanjut mengenai pihak yang mengelola aset berupa tanah kosong tersebut untuk kemudian didirikan sebagai bangunan.

Penyidik, kata dia, menemukan indikasi pembangunan di lokasi yang saat ini telah terhenti. “Masih kami selidiki, cuma kami mengejar aliran dana sampai ke sini, nanti akan tahu siapa ini pemiliknya,” terangnya.

Menurut Karta, Indra Kenz masih menutupi aset-aset yang dimilikinya kepada penyidik hingga saat ini. Temuan aset tersebut didasarkan pada hasil analisis keuangan yang dilakukan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.

Selama proses pelacakan aset, polisi menyatakan bakal menyita total Rp57,2 miliar aset milik Indra. Sejauh ini, total aset yang disita baru sebesar Rp43,5 miliar. “Beberapa aset diantaranya seperti dua unit mobil mewah merek Ferrari dan Tesla. Kemudian, dua bidang tanah di Deliserdang, Sumatera Utara. Terakhir, ada unit rumah di Medan,” pungkasnya.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *