NASIONAL

Cuitan Stafsus Sri Mulyani Jadi Bulan-bulanan Warganet

Solo, dotNews.id – Cuitan Twitter Yustinus Prastowo, staf khusus (Stafsus), Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, jadi bulan-bulan warganet.

Hal ini lantas menjadi viral, dimana pada Sabtu, (11/3/2023), Yustinus Prastowo mengunggah foto yang memperlihatkan Presiden RI, Joko Widodo dengan Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Ia lantas mengatakan jika dirinya bangga dapat membantu dua orang hebat tersebut, termasuk dalam masa sulit seperti saat ini.
Tak lupa, Yustinus meminta maaf kepada masyarakat atas kekurangan dan kesalahan yang dirinya lakukan selama ini.

“Saya bangga dan merasa terhormat dapat membantu dua orang hebat ini. Presiden Jokowi dan Menkeu Bu Sri Mulyani, terutama di masa sulit dan berat ini. Usai pandemi, ada kasus lagi. Mohon maaf utk semua kekurangan & kesalahan. Dan terima kasih utk seluruh dukungan & kritikan,” tulis Yustinus Prastowo pada Sabtu, 11 Maret 2023, dilansir Bisnis.com.

Akan tetapi, cuitan tersebut mendapatkan tanggapan yang keras dari warganet.
Banyak yang bermasalah dengan diksi “hebat” yang digunakan oleh Yustinus Prabowo.

Menurut beberapa netizen, pemerintah telah “kecolongan” begitu besar di kementerian paling krusial negeri ini. Mengacu pada alasan tersebut, diksi “hebat” dianggap terlalu berlebihan untuk mendeskripsikan keduanya.

Selain itu, beberapa netizen juga membandingkan bagaimana pemerintah telah pilih kasih. Di satu sisi, tunjangan pejabat negara naik dengan sangat tinggi, sementara di sisi lain, rakyat dicekik dengan harta kebutuhan pokok yang kian mahal.

Sejumlah netizen juga mengaku kecewa karena Kemenkeu baru bersih-bersih setelah kasus yang menimpa institusi tersebut viral. Meski demikian, dari banyaknya cuitan yang dilontarkan warganet, beberapa lainnya tetap mengaku percaya dengan kinerja Jokowi dan Sri Mulyani yang akan memberantas oknum-oknum yang merugikan negara.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan jika saat ini pihaknya tengah melakukan investigasi terhadap 69 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Keuangan yang dianggap memiliki jumlah harta tidak wajar. Nantinya, hasil investigasi ini akan diumumkan kepada masyarakat pada pekan depan.

“Ini sedang dilakukan investigasi lebih lanjut, nanti Pak Wamen dan Itjen akan melaporkan kepada publik setelah melapor kepada saya,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers kemarin.(**)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button