HUKRIM

Dalam Kurun Waktu Beberapa Jam, Dua Kasus Pembunuhan Terjadi di Sulut

189
×

Dalam Kurun Waktu Beberapa Jam, Dua Kasus Pembunuhan Terjadi di Sulut

Sebarkan artikel ini

Manado,dotNews.id – Lagi, warga Kota Manado, kembali dihebohkan dengan kasus pembunuhan. Mengapa tidak, hanya dalam kurun waktu beberapa jam, dua kasus pembunuhan kembali pecah di kota dengan semboyan torang samua basudara ini.

Bedasarkan informasi, kasus pembunuhan pertama terjadi pada Minggu Malam (18/9/2022), di Keluruhan Tumumpa Dua, Kecamatan Tuminting, dimana korban Edward Manopo (28) warga
Tumumpa, akhirnya meregang nyawa akibat luka tikam senjata tajam oleh pelaku berinisial M (26) warga yang sama.

Motifnya hanya persoalan sepele, dimana pelaku merasa tersinggung akibat ulah sang korban yang menginjak kaki pelaku di salah satu pesta, sehingga pelaku pun merasa keberatan.

Saat korban di jalan pulang, sempat terjadi pertengkaran antara pelaku dan korban, pelaku M yang sudah dalam pengaruh minuman keras, mencabut pisau yang diselipkan di pinggangnya langsung penikam korban selanjutnya melarikan diri. Korban pun sempat dilarikan ke RS setempat oleh warga namun nyawanya tak tertolong.

Selanjutnya pada Senin Pagi (19/9/2022) sekira Pukul 09.00 Wita, menyusul kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Tateli, dengan korban seorang lelaki inisial RP.

Pelakunya berinisial SMS alias Gio (18), warga Tateli, dimana awal kejadian, korban dan pelaku berada di dalam rumah kemudian korban RP memutar musik.

Setelah itu korban menuju dapur untuk mengambil makanan dan hendak memberikan makanan tersebut kepada pelaku yang pada saat itu masih memarahi korban sehingga korban menggertak seakan-akan hendak memukul pelaku dan pelaku langsung megambil pisau dengan menikam korban hingga akhirnya meninggal dunia.

Sementara itu Kapolresta Manado Kombes Julianto P Sirait kepada wartawan membenarkan adanya kedua kejadian tersebut. “Saat ini para tersangka bersama barang bukti telah kita amankan di Mako Polresta Manado untuk diproses lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya masing-masing,” pungkas Sirait.

(rap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *