DAERAH

Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H, Pertebal Keimanan

Bolmut,dotNews.id – Bupati Bolmut Drs H Depri Pontoh menyampaikan bahwa, peringatan Maulid atau kelahiran Nabi Muhammad SAW, adalah sesuatu yang biasa namun luar biasa.

Menurutnya, setiap tahun kita selalu memperingatinya karena rasa cinta kita kepada baginda rasulullah. “Yang luar biasa adalah, biasanya orang merayakan hari lahir disaat masih hidup, akan tetapi Maulid Nabi Muhammad dirayakan ketika nabi sudah wafat,” kata Depri.

pada Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW 1444 H /2022 M Tingkat Kabupaten Bolmut, di Mesjid Fastabiqul Khairaat Desa Padang Kecamatan Bintauna, (8/10).

Nabi Muhammad SAW itu digambarkan sebagai modal atau contoh untuk kehidupan manusia, tidak hanya untuk umat saja, tetapi untuk seluruh umat manusia. “Jika kita ingin mencari contoh kehidupan dan pribadi yang komprehensif serta yang paling baik sebagi uswatun hasanah, adalah baginda Nabi Muhammad SAW. Beliau itu diibaratkan air yang tidak habis diminum, dan ibarat cahaya yang tidak pernah padam,” tuturnya.

Lebih lanjut Depri mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang kita laksanakan setiap tahunnya bukan hanya peringatan tahunan semata, akan tetapi menjadi satu momen untuk semakin mempertebal keimanan kita. Karena banyak hikmah dan pelajaran dari perjuangan Nabi Muhammad SAW yang dapat kita petik.

Dalam kesempatan tersebut bupati juga menyempatkan hadir pada peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW di Desa Bohabak satu Kecamatan Bolangitang Barat.

Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW Diawali dengan penyampaian bahasa Adat, oleh pelaksana adat, kecamatan Bintauna serta pembacaan lantunan Ayat Suci Al Quran oleh Basir Binjanati S.Pdi.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung hikmad dengan Mendengarkan ceramah agama yang dibawakan oleh Al Ustad Iswan Shaban S.Pdi.

Turut hadir, Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena M.AP, Para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda Bolmut, Pimpinan OPD, Camat Bintauna, Camat Sangkub, para Sangadi, dan para imam serta tokoh adat masyarakat.

(fis)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button