DOTNEWS.ID Manado – Kasus penganiayaan secara bersama- sama menggunakan senjata tajam (sajam), kembali pecah di Kelurahan Ternate Baru, Kecamatan Singkil, Manado. Korban, Hendra Matheos, dianiaya secara brutal oleh sekelompok pelaku yang dipimpin oleh lelaki berinisial C, Senin (19/8/2024), sekira pukul 17.00 Wita.
Mendapat informasi melalui Call Centre 112 mengenai aksi kekerasan yang melibatkan senjata tajam tersebut, Tim Polsek Singkil langsung bergerak mengamankan lokasi kejadian dan para pelaku.
Kapolsek Singkil, Ipda Dedy Donsu, bersama tim piket segera merespons laporan tersebut dengan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setibanya di lokasi, petugas memastikan bahwa memang terjadi penyerangan yang dilakukan secara bersama-sama oleh para pelaku terhadap korban.
Menurut keterangan saksi, Muhamad Syaril menyebutkan, bahwa dirinya menyaksikan langsung serangan yang terjadi di Lingkungan II, Kelurahan Ternate Baru, di mana korban Hendra Matheos diserang dengan senjata tajam hingga mengalami luka di bagian kepala.
Meskipun luka yang dideritanya cukup parah, korban pun berhasil melarikan diri dan akhirnya di bawa ke Rumah Sakit Siti Mariam oleh keluarganya untuk secepatnya mendapatkan perawatan medis.
Usai mengamankan TKP, Kapolsek Singkil dan anggota langsung melakukan pencarian para pelaku yang melarikan diri ke Kelurahan Ternate Tanjung. Kepada keluarga para pelaku, Kapolsek menyampaikan imbauan agar mereka menghubungi pelaku untuk menyerahkan diri secepatnya hingga akhirnya personel Polsek Singkil berhasil mengamankan pelaku.
Dalam upaya pencegahan konflik lanjutan, Polsek Singkil memberikan himbauan kepada keluarga korban agar tidak melakukan aksi balasan, serta mengarahkan mereka untuk segera membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian.
Saat ini, pihak Polsek Singkil terus bekerja sama dengan Tim Resmob serta mempertebal patroli di wilayah terkait guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.(**)















