DOTNEWS.ID | BITUNG – Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Bitung, Ola Banua, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan sosialisasi FKDM yang digelar di Ruang Sarundajang Kantor Walikota. Selasa, (28/04/2026).
Dalam laporannya kepada Wali Kota Bitung, Ola Banua menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2018 yang telah diperbarui melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 46 Tahun 2019 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah.
Menurutnya, FKDM dibentuk oleh pemerintah sebagai bagian dari pemerintah daerah yang memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan nasional di tingkat daerah, menjaga stabilitas politik dan keamanan, serta meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat terhadap berbagai potensi gangguan.
“Sebagai laporan kepada Bapak Wali Kota, sosialisasi ini merupakan penjabaran dari regulasi yang ada, sekaligus bentuk komitmen FKDM dalam menjaga kondusivitas daerah,” ujar Ola Banua.
Kegiatan ini juga didasarkan pada Surat Keputusan Wali Kota Bitung Nomor 188.45/HKM/SK/31/2026 tentang Pembentukan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kota Bitung.
Sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan tersebut, yang terdiri dari utusan setiap kecamatan di Kota Bitung, masing-masing mengirimkan lima orang perwakilan.
Dalam pelaksanaannya, sosialisasi menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai unsur, yakni Kepolisian melalui Kasat Intelkam Polres Bitung, TNI melalui Pasi Intel Kodim 1310 Bitung, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bitung.
Ola Banua menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat kemampuan deteksi dini serta pencegahan terhadap potensi konflik sosial, sehingga harmonisasi kehidupan bermasyarakat di Kota Bitung dapat terus terjaga.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi kekompakan, serta terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam setiap pelaksanaan tugas,” tambahnya.
Ia juga menutup laporannya dengan harapan agar kegiatan sosialisasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bitung.
“Semoga kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menjaga kondusivitas Kota Bitung yang sama-sama kita cintai,” pungkasnya. (Sman)















