boltara
EKBIS

Panen Keenam Kacang Tanah Capai 1,8 Ton, Tilihuwa Mantapkan Diri sebagai Agrowisata

×

Panen Keenam Kacang Tanah Capai 1,8 Ton, Tilihuwa Mantapkan Diri sebagai Agrowisata

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam mengembangkan Kelurahan Tilihuwa sebagai sentra dan agrowisata kacang tanah terus menunjukkan hasil yang menggembirakan.

DOTNEWS.ID | LIMBOTO – Komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam mengembangkan Kelurahan Tilihuwa sebagai sentra dan agrowisata kacang tanah terus menunjukkan hasil yang menggembirakan. Program yang dicanangkan oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, sejak tahun 2025 kini telah memasuki panen keenam dengan hasil yang semakin menjanjikan.

Pada panen kali ini, lahan seluas 1,3 hektare berhasil menghasilkan sekitar 1,8 ton kacang tanah. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa program pengembangan kawasan agrowisata kacang tanah di Tilihuwa tidak hanya mampu menjaga produktivitas pertanian, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat.

Bupati Sofyan Puhi menyampaikan bahwa Tilihuwa sejak lama dikenal sebagai daerah penghasil kacang tanah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berupaya mengembalikan identitas tersebut melalui penguatan branding kawasan, peningkatan produktivitas petani, serta perluasan akses pasar

“Tilihuwa memiliki sejarah dan potensi besar sebagai sentra kacang tanah. Branding itu sudah ada, dan sekarang tugas kita adalah memperkuat produksi sekaligus memastikan pasar bagi hasil pertanian masyarakat,” ujar Bupati.Sofyan disela sela panen ,Selasa (2/6).

Menurutnya, keberhasilan enam kali panen berturut-turut menjadi indikator bahwa program yang dijalankan berada pada jalur yang tepat. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan melalui pendampingan petani, penguatan kelembagaan kelompok tani, hingga pengembangan kawasan agrowisata berbasis komoditas unggulan.

Lebih jauh, upaya pengembangan kacang tanah Tilihuwa kini diperkuat dengan terbukanya akses pasar melalui kolaborasi strategis bersama Rachmat Gobel dan perusahaan makanan nasional Garudafood. Kerja sama tersebut diharapkan mampu menjamin keberlanjutan pemasaran hasil panen sekaligus memberikan kepastian usaha bagi para petani.

Selain mendukung program ketahanan pangan, pengembangan agrowisata kacang tanah Tilihuwa juga diarahkan menjadi salah satu ikon ekonomi lokal Kabupaten Gorontalo. Dengan sinergi antara pemerintah, petani, dunia usaha, dan pemerintah pusat, Tilihuwa diharapkan semakin dikenal sebagai kawasan unggulan pertanian yang produktif, bernilai ekonomi tinggi, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Keberhasilan panen keenam ini menjadi bukti bahwa transformasi sektor pertanian yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Gorontalo tidak hanya membangun produksi, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi yang kuat dari hulu hingga hilir, sekaligus memperkuat citra daerah sebagai pusat pertanian unggulan di Provinsi Gorontalo.(ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *