KESEHATAN

Jemput Bola ke Kemenkes, Gubernur Yulius Selvanus Gaspol Perkuat Layanan Kesehatan Sulut

×

Jemput Bola ke Kemenkes, Gubernur Yulius Selvanus Gaspol Perkuat Layanan Kesehatan Sulut

Sebarkan artikel ini
Gubernur Yulius Selvanus lakukan terobosan, dorong Ppembangunan RS dan Alkes di Sulut sesuai arahan Presiden Prabowo.

DOTNEWS.ID | JAKARTA – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E. mengambil langkah cepat memperkuat sektor kesehatan daerah. Instruksi langsung dikeluarkan agar kebutuhan pembangunan sarana-prasarana rumah sakit dan pemenuhan alat kesehatan di Sulut segera diperjuangkan ke pemerintah pusat.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan pada Sidang Paripurna DPR RI, 14 Agustus 2026, dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Merespons arahan tersebut, Gubernur Yulius menginstruksikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, dr. Lidya Tulus, untuk segera melakukan langkah “jemput bola” ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Instruksi itu diarahkan untuk mempercepat pengusulan kebutuhan pembangunan dan penguatan fasilitas kesehatan milik Pemprov Sulut.

Sejumlah fasilitas yang menjadi prioritas meliputi RSUD Noongan, RSUD Manembo-Nembo Bitung, dan RS Khusus Infeksi Kitawaya.

Selain pembangunan sarana dan prasarana, Pemprov Sulut juga mendorong pemenuhan alat kesehatan untuk RSUD Tipe B OD-SK Provinsi Sulut, RS Mata, serta RS Jiwa Prof. Dr. V.L. Ratumbuysang.

“Ini sesuai visi misi Pemprov Sulut untuk mengoptimalkan dan mendekatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas dan unggul, dengan SDM kesehatan yang merata di semua kabupaten/kota,” tegas dr. Lidya Tulus.

Pemprov Sulut Temui Wamenkes

Instruksi Gubernur Yulius tersebut kemudian direalisasikan melalui audiensi Pemprov Sulut dengan Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Octavinus, Sp.P., di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Kamis (3/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang strategis untuk menyampaikan secara langsung kebutuhan penguatan fasilitas kesehatan di Sulawesi Utara kepada pemerintah pusat.

Tak hanya membawa kebutuhan rumah sakit milik Pemprov Sulut, rombongan juga mengakomodasi aspirasi Pemerintah Kota Kotamobagu.

Pemkot Kotamobagu dalam audiensi tersebut diwakili Sekretaris Daerah Sofyan Mokoginta, Direktur RSUD Kotamobagu, serta perwakilan Puskesmas Kotabangun dan Puskesmas Motoboi Kecil.

Mereka turut membawa sejumlah permohonan dukungan pembangunan dan penguatan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Kotamobagu.

“Kami berterima kasih atas arahan Pak Gubernur yang kami bawa pada audiensi dengan Pak Wamenkes RI tersebut,” ujar dr. Lidya.

Menurutnya, langkah tersebut mendapat respons positif dari Kementerian Kesehatan.

“Puji Tuhan, Alhamdulillah telah mendapat perhatian dan dukungan penuh dari Kemenkes RI melalui Bapak Wamenkes dr. Benjamin Octavinus, Sp.P.,” tambahnya.

Audiensi itu turut dihadiri jajaran dari Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan serta Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI.

Percepat Penguatan Layanan Kesehatan

Pemprov Sulut menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari agenda pembangunan bidang kesehatan untuk 2026 menuju 2027.

Pendekatan jemput bola ke pemerintah pusat dinilai penting untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan infrastruktur, sarana-prasarana, hingga alat kesehatan di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan strategis di Sulut.

Dengan penguatan fasilitas dan pemerataan sumber daya kesehatan, Pemprov Sulut menargetkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas semakin dekat dan merata.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan agenda pembangunan daerah menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan.(fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *