PENDIDIKAN

Maknai HUT ke-66, SMA Negeri 1 Manado Bagikan Sembako dan Laksanakan Kegiatan Cinta Lingkungan

×

Maknai HUT ke-66, SMA Negeri 1 Manado Bagikan Sembako dan Laksanakan Kegiatan Cinta Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Kepsek SMANSA Manado, Jemmy Jermias bersama guru-guru, siswa dam masyarakat saat berbagi kasih dan melaksanakan kegiatan sosial.

DOTNEWS.ID | MANADO – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) SMA Negeri 1 Manado (SMANSA) yang ke-66 pada Selasa, 22 September 2026, sekolah menggelar rangkaian kegiatan bertema “SMANSA Berbagi”.

Alih-alih pesta kemewahan, perayaan kali ini difokuskan pada aksi sosial, pelestarian lingkungan, dan penguatan prestasi guna memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Kepala SMA Negeri 1 Manado, Jemmy J. James Jermias, S.Pd., M.Pd kepada wartawan usai kegiatan pembagian bibit pohon di lingkungan sekolah, Jumat (18/9/2026).

Menurutnya, program ini dirancang bersama seluruh Wakil Kepala Sekolah dan dewan guru agar usia ke-66 SMANSA menjadi momen yang bermakna, bukan sekadar seremonial.

“HUT bukan sekadar pesta atau makan bersama, tetapi kami ingin SMANSA hadir dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” ucap ujar Jermias, yang juga menjabat sebagai Ketua MKKS SMA se-Sulawesi Utara.

“Ini adalah untuk ketigakalinya kami melaksanakan program ‘SMANSA Berbagi’,” jelas Jermias.

Kegiatan kali ini meliputi beberapa program utama:

1.Pembagian 600 Bibit Pohon Buah-buahan

Sebanyak 600 bibit pohon buah-buahan yang meliputi jeruk, mangga, durian, alpukat, rambutan, dan jenis lainny

600 bibit bibit buah-buahan tersebut dibagikan kepada warga sekitar, guru, serta siswa. Sebagian juga ditanam di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini berkolaborasi dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) UPT Kementerian Kehutanan, didukung oleh Green Community SMANSA dan tim Basket SMANSA.

“Kami mengajak masyarakat menanam pohon buah-buahan,” ungkap Jermias.

“Langkah ini berkontribusi mengurangi pemanasan global, sekaligus memberikan manfaat jangka panjang saat buahnya telah dipanen,” lanjut Jermias.

2.Bantuan Sembako dan Kebersihan Tempat Ibadah.

Pihak sekolah bersama para siswa dan guru membagikan paket sembako ke sejumlah panti asuhan, serta melaksanakan kerja bakti membersihkan rumah ibadah—baik Gereja maupun Masjid.

3.Menghormati Jasa Pahlawan dan Melestarikan Lingkungan

SMANSA juga melaksanakan pembersihan Taman Makam Pahlawan Kairagi dan kawasan wisata Pantai Malalayang.

Jermias menyampaikan bahwa, dari hampir 100 SMA dan SMK negeri serta swasta di Kota Manado, SMANSA adalah satu-satunya yang rutin melaksanakan kegiatan pembersihan di Taman Makam Pahlawan Kairagi.

“Kegiatan ini mengingatkan siswa atas jasa para pahlawan,” Tegas Jermias.

“Kami menghargai perjuangan mereka dengan menjaga kebersihan tempat peristirahatan terakhir mereka,” ungkapnya.

“Tanpa perjuangan mereka, kita tidak akan ada di sini,” ungkapnya lagi.

Rangkaian HUT ke-66 juga diisi dengan turnamen olahraga SMANSA CUP yang diikuti sekitar 26 sekolah SMA dan SMK se-Sulawesi Utara untuk cabang bola basket, serta puluhan sekolah untuk bola voli.

Antusiasme peserta dinilai sangat baik dan kegiatan berjalan lancar.

Di bidang akademik, SMANSA yang merupakan sekolah berakreditasi “A” Unggul, terus mencatatkan prestasi.

Dalam tiga tahun terakhir, jumlah lulusan yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur prestasi tanpa tes mencapai 104 siswa pada tahun 2025 dan 87 siswa pada tahun ini.

Banyak lulusan diterima di perguruan tinggi ternama seperti UI, UGM, Universitas Brawijaya, Universitas Sam Ratulangi, dan Universitas Negeri Manado, termasuk melalui jalur tes dan jalur mandiri.

“Kami berkomitmen mengembalikan kejayaan SMANSA seperti puluhan tahun silam, yang melahirkan banyak alumni sukses,”

Kata Jermias, kedepannya, dengan dukungan Dinas Pendidikan, BPMP, BGTK, Balai Bahasa, orang tua, komite sekolah, serta seluruh guru dan staf, kami bertekad menjadikan SMANSA Manado Unggul.

“SMANSA Manado Unggul dalam akademik, kegiatan ekstrakurikuler, serta pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa,” tegas Jermias.

“Dengan jumlah siswa sekitar 2.000 orang, kami harus terus berbenah,” pungkas Kepsek Jemmy Jermias. (fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *