PENDIDIKAN

Tak Sekadar Bangun Ruang Kelas, Bupati Sirajudin Lasena Perkuat Fondasi Pendidikan Anak Boltara

×

Tak Sekadar Bangun Ruang Kelas, Bupati Sirajudin Lasena Perkuat Fondasi Pendidikan Anak Boltara

Sebarkan artikel ini
Tanda dimulainya pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Boltara Dr. Sirajudin Lasena.

DOTNEWS.ID, BOLTARA – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) mulai menggenjot pemerataan sarana pendidikan anak usia dini. Pembangunan prasarana PAUD melalui program revitalisasi yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai.

Tanda dimulainya pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Boltara Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., di dua satuan pendidikan yang berada di Kecamatan Pinogaluman, Selasa (15/9/2026).

Dua lokasi tersebut yakni KB Kartina di Desa Dalapuli dan PAUD Terpadu Qurataayun di Desa Tuntung Timur.

Di KB Kartina, pembangunan mencakup Ruang Kelas Baru (RKB) dan ruang toilet. Sementara di PAUD Terpadu Qurataayun, program revitalisasi diarahkan pada pembangunan Ruang Kelas Baru dan Ruang UKS.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas layanan pendidikan sejak jenjang paling dasar. Ketersediaan ruang belajar dan fasilitas pendukung yang layak dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan mendukung tumbuh kembang anak.

Peletakan batu pertama ini sekaligus menandai bahwa pembangunan pendidikan di Boltara tidak hanya diarahkan pada peningkatan kualitas pembelajaran, tetapi juga menyasar ketersediaan infrastruktur pendidikan yang merata hingga ke desa-desa.

Usai kegiatan peletakan batu pertama, agenda dilanjutkan dengan penyerahan bantuan beasiswa bagi siswa dari keluarga miskin pada jenjang PAUD, SD hingga SMP.

Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Pemerintah tidak hanya membangun fasilitas pendidikan, tetapi juga berupaya memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak untuk mendapatkan pendidikan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Bagian Prokopim, Camat Pinogaluman, Kapolsek Pinogaluman, Kepala Bidang Dikdas Dikbud, Sangadi Dalapuli, Sangadi Tuntung Timur, imam, tokoh masyarakat, kepala sekolah, guru serta para siswa.

Dengan dimulainya pembangunan di dua satuan pendidikan tersebut, Pemkab Boltara menegaskan arah kebijakan pembangunan pendidikan yang tidak berhenti pada program pembelajaran, tetapi juga menyentuh penguatan infrastruktur dan akses pendidikan yang berkeadilan.

Revitalisasi PAUD di Dalapuli dan Tuntung Timur diharapkan menjadi langkah konkret dalam menghadirkan ruang belajar yang lebih layak sekaligus memperkuat fondasi pendidikan anak-anak Boltara sejak usia dini.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *