DOTNEWS.ID, MANADO – SMA Negeri 1 Manado tak ingin menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 dengan persiapan seadanya.
Menghadapi pelaksanaan TKA yang dijadwalkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada periode akhir Oktober hingga awal November 2026, sekolah tersebut terus menggenjot kesiapan lebih dari 600 siswa kelas XII.
Berbagai strategi ditempuh, mulai dari bimbingan belajar (bimbel), pengayaan materi, simulasi ujian hingga pembelajaran mandiri menggunakan modul.
Kepala SMA Negeri 1 Manado, Jemmy James Jermias, S.Pd., M.Pd., mengatakan seluruh program tersebut telah berjalan sejak beberapa bulan lalu dan terus dimatangkan menjelang pelaksanaan TKA.
“Kami sementara melakukan kegiatan pengayaan materi, bimbingan belajar (bimbel), simulasi ujian, serta pembelajaran mandiri menggunakan modul,” ujar Jermias kepada media ini melalui panggilan suara WhatsApp, Minggu (13/9/2026).
Menurut Jermias, penguatan akademik difokuskan pada tiga mata pelajaran utama, yakni Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Program tersebut, kata dia, bukan sekadar untuk membuat siswa terbiasa menghadapi pola ujian, tetapi juga menjadi bagian dari strategi sekolah untuk meningkatkan capaian akademik siswa kelas XII.
“Fokus pengayaan diarahkan pada tiga mata pelajaran utama, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Seluruh upaya ini ditempuh sebagai strategi agar para siswa kelas XII mampu meraih hasil yang memuaskan,” jelasnya.
Bidik Nilai Lebih Tinggi
Jermias menegaskan TKA memiliki arti penting bagi perkembangan akademik siswa. Karena itu, persiapan harus dilakukan secara serius, terukur dan berkelanjutan.
Ia bahkan memasang target agar capaian nilai TKA siswa SMA Negeri 1 Manado pada 2026 lebih tinggi dibandingkan capaian tahun sebelumnya.
“TKA ini memiliki arti penting bagi kemajuan siswa, sehingga persiapan harus dilakukan secara matang demi meraih nilai yang lebih tinggi dibandingkan capaian tahun 2025,” tegas Jermias.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, lebih dari 600 siswa kelas XII SMA Negeri 1 Manado telah mengikuti bimbel dan pengayaan materi secara intensif.
Menariknya, Jermias yang juga merupakan guru Matematika ikut menaruh perhatian besar terhadap penguatan kemampuan akademik siswa, khususnya dalam menghadapi materi yang akan diujikan.
“Kami memiliki lebih dari 600 siswa kelas XII yang telah mengikuti bimbel dan pengayaan materi sejak beberapa bulan lalu,” ungkapnya.
Optimistis Capaian TKA Meningkat
Dengan persiapan yang dilakukan sejak jauh hari, pihak sekolah optimistis siswa SMA Negeri 1 Manado mampu menghadapi TKA 2026 dengan lebih percaya diri.
Bimbel, pengayaan materi dan simulasi ujian diharapkan dapat membantu siswa mengukur kemampuan sekaligus menemukan materi yang masih perlu diperkuat.
Namun, Jermias menilai keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh program sekolah. Kedisiplinan dan konsistensi belajar siswa menjadi faktor penting untuk mencapai hasil maksimal.
“Kami optimis dengan adanya bimbel, pengayaan materi, dan kedisiplinan belajar, siswa dapat meraih hasil terbaik dalam TKA. Nilai TKA siswa kami dipastikan akan meningkat,” pungkas Jemmy.
Dengan waktu pelaksanaan TKA yang semakin dekat, SMA Negeri 1 Manado kini memacu seluruh persiapan agar lebih dari 600 siswa kelas XII benar-benar berada dalam kondisi siap saat menghadapi ujian.
Targetnya tegas: bukan sekadar mengikuti TKA, tetapi mencetak capaian nilai yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya.(fer)















