DOTNEWS.ID | BITUNG — Sebanyak 13 Duta Besar (Dubes) dari berbagai negara melakukan kunjungan kerja ke Kota Bitung dan disambut langsung oleh Wali Kota Hengky Honandar S.E di Rumah Dinas Kantor Wali Kota. Kamis, (23/04/2026).
Kunjungan ini menjadi momentum penting yang menunjukkan meningkatnya perhatian dunia internasional terhadap potensi sektor kelautan dan perikanan di Bitung.
Salah satu yang turut hadir, Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, menyampaikan ketertarikannya untuk mendukung pengembangan ekonomi maritim di wilayah tersebut.
Dalam wawancara di Rumah Dinas Wali Kota, Ralf Beste menegaskan pentingnya penerapan metode penangkapan ikan yang berkelanjutan sebagai upaya menjaga kelestarian sumber daya laut.
“Kami percaya, melalui metode penangkapan ikan yang berkelanjutan, kita bisa bersama-sama menjaga kekayaan laut. Jerman siap berkontribusi melalui berbagai program,” ujarnya.
Melalui lembaga pembangunan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ), Jerman telah menjalankan sejumlah proyek di kawasan ini, khususnya dalam penguatan sektor perikanan dan peningkatan kapasitas nelayan.
Ralf Beste juga mengapresiasi kemampuan nelayan Bitung yang dinilai memiliki pengetahuan dan pengalaman yang kuat dalam praktik penangkapan ikan. Ia bahkan menyebut pihaknya perlu belajar dari pengalaman para nelayan lokal.
Di sisi lain, ia menyoroti keunggulan Indonesia dalam hal sumber daya perikanan, khususnya komoditas tuna berkualitas tinggi yang tidak dimiliki negaranya.
“Ini adalah keunggulan besar Indonesia. Kami justru berperan sebagai konsumen dan sangat terbuka untuk mengimpor hasil perikanan dari Bitung,” tambahnya.
Selain sektor perikanan, pertemuan tersebut juga membahas peluang kerja sama perdagangan antara Indonesia dan kawasan Eropa, termasuk dorongan terhadap perjanjian perdagangan bebas dengan Uni Eropa.
Perjanjian tersebut diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk perikanan Indonesia, terutama tuna, sehingga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan nelayan.
Kunjungan 13 Dubes ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama internasional, sekaligus membuka peluang besar bagi Kota Bitung untuk berkembang sebagai pusat perikanan modern yang berdaya saing global. (Sman)















