DOTNEWS.ID | BITUNG — Anggota DPRD Kota Bitung, Imran Lakodi, S.Sos, melaksanakan kegiatan reses Masa Persidangan Kedua Tahun Kedua Tahun Sidang 2025–2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) I, tepatnya di Kecamatan Maesa, Kelurahan Bitung Barat I, Kompleks Candi. Rabu, (01/04/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Imran Lakodi menyerap berbagai aspirasi masyarakat yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar dan pelayanan publik.
Sejumlah isu yang mencuat di antaranya terkait BPJS Kesehatan, insentif kader posyandu, hingga persoalan infrastruktur seperti drainase yang kerap menyebabkan banjir.
“Banyak masukan dari masyarakat, khususnya terkait drainase yang sering menyebabkan banjir, bahkan sampai masuk ke dalam rumah warga. Ini tentu menjadi perhatian serius dan akan kami perjuangkan,” ujar Imran Lakodi.
Selain itu, warga juga menyoroti kondisi aula yang digunakan sebagai tempat kegiatan masyarakat, serta meminta perhatian pemerintah terhadap perbaikan fasilitas tersebut.
Masalah banjir menjadi keluhan utama masyarakat. Warga menyampaikan bahwa intensitas hujan, baik kecil maupun besar, kerap menyebabkan genangan yang cukup parah akibat buruknya sistem drainase di wilayah tersebut.
Menanggapi hal ini, Imran Lakodi menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat hingga ke tingkat pemerintah kota.
“Saya akan kawal semua aspirasi ini dan menyampaikannya kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung agar bisa ditindaklanjuti sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” tegasnya.
Dalam kegiatan reses tersebut, turut hadir perwakilan dari Dinas Sosial yang memberikan penjelasan terkait mekanisme bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH).
“Disampaikan bahwa bantuan tersebut memiliki kriteria tertentu yang harus dipenuhi oleh masyarakat penerima,” tambahnya.
Sementara itu, pihak kecamatan juga merespons cepat aspirasi warga, khususnya terkait pembangunan drainase dan infrastruktur lainnya.
Camat Maesa, Ibu Fatmawati Soleman menyatakan akan meninjau langsung kondisi lapangan dan menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia di tingkat kelurahan.
“Melalui kegiatan reses ini, diharapkan aspirasi masyarakat dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan ke depan, khususnya di wilayah Kecamatan Maesa,” kata Fatmawati. (Sman)














