BOLMUT, dotnews.id – Tak mau kecolongan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Bolmong Utara (Bolmut) melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distan), kembali turun gunung antisipasi virus rabies.
Langkah ini khusus dilakukan Distan di beberapa lokus tertinggi terjadinya kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) di wilayah Kabupaten Bolmut.
Kepala Distan Bolmut, ketika ditemui wartawan melalui Kepala Bidang Peternakan, Syarifudin Talibo SPt menerangkan, khusus untuk tahun ini, sedikitnya ada 500 hewan anjing yang akan disasar guna dilakukan vaksinasi.
“Target ini mencakup beberapa wilayah di Bolmut yang terdeteksi tingginya kasus gigitan anjing tahun 2023, dimana lokus ini mencakup, Desa Komus, Batu Tajam, Tanjung Sidupa, Mokoditek 1, Tanjung Labuo, bohabak 3, dan Binjeta 2 serta Desa Huntuk,” urai Talibo, Jumat (22/3/2024).
Atas dasar itu, dia berharap adanya peran serta dari masyarakat khusus mereka yang memiliki hewan peliharaan anjing agar ikut berpartisipasi menyerahkan peliharaannya untuk dapat di vaksinasi sehingga terhindar dari virus rabies yang mematikan ini.
“Peran aktif masyarakat sangatlah kita butuhkan dalam rangka mendukung program Bolmut bebas virus rabies,” tandasnya.
Tak hanya sampai disitu, Fudin, sapaan akrabnya juga meminta kepada masyarakat agar dapat saling berkoordinasi dengan pemerintah atau pusat layanan kesehatan setempat jika menemukan adanya kasus gigitan anjing, sehingga bisa langsung ditangani secara tepat dan benar.
“Sekali lagi masyarakat harus memahami cara yang tepat dan benar menangani terjadi gigitan dari hewan anjing, dimana harus secepatnya ditangani dengan pengobatan pelayanan kesehatan dari pemerintah bukan dengan cara pengobatan secara tradisional. Hal ini guna mengantisipasi adanya penyebaran virus rabies,” kuncinya.(**)















