boltara
DAERAH

Wali Kota Bitung Teken Kesepakatan dengan Sinode GMIM, Dorong Bait Suci Dorbolaang Lembeh Jadi Wisata Religi

×

Wali Kota Bitung Teken Kesepakatan dengan Sinode GMIM, Dorong Bait Suci Dorbolaang Lembeh Jadi Wisata Religi

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bitung menandatangani Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kota Bitung dan Sinode GMIM terkait pengembangan Destinasi Wisata Religi Bait Suci Dorbolaang Lembeh

DOTNEWS.ID | BITUNG – Wali Kota Bitung, Hengky Honandar S.E menandatangani Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kota Bitung dan Sinode GMIM terkait pengembangan Destinasi Wisata Religi Bait Suci Dorbolaang Lembeh.

Penandatanganan tersebut berlangsung di GMIM Tasik Tiberias Madidir, bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 gereja tersebut.

Wali Kota Bitung menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan wisata religi yang berbasis nilai spiritual dan kearifan lokal.

“Destinasi Wisata Religi Bait Suci Dorbolaang Lembeh memiliki nilai iman, sejarah, dan budaya yang sangat besar. Pemerintah Kota Bitung berkomitmen untuk mendukung pengembangannya agar menjadi ikon wisata religi yang membanggakan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Wali Kota.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah dan gereja dapat menjadi teladan dalam membangun daerah secara inklusif dan berkelanjutan.

“Kolaborasi ini bukan hanya tentang pariwisata, tetapi juga tentang membangun kehidupan beriman, toleransi, serta peningkatan kesejahteraan warga,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt Dr Adolf Wenas, secara resmi melantik Panitia Peresmian Replika Bait Suci Dorbolaang Lembeh.

“Panitia yang dilantik hari ini diharapkan bekerja dengan penuh tanggung jawab, semangat pelayanan, dan kebersamaan agar peresmian replika Bait Suci dapat terlaksana dengan baik dan memberi dampak positif bagi jemaat serta masyarakat luas,” tegas Pdt. Adolf Wenas.

Perayaan HUT ke-48 GMIM Tasik Tiberias Madidir berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan, sekaligus menjadi momentum penting penguatan peran gereja dalam mendukung pembangunan rohani, sosial, dan pariwisata religi di Kota Bitung. (Sman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *