DOTNEWS.ID | MANADO – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri terbaik Sulawesi Utara. Sebanyak lima calon taruna dan taruni (Catar) utusan Polda Sulawesi Utara resmi dinyatakan lulus terpilih dalam Sidang Penetapan Hasil Kelulusan Akhir Seleksi Tingkat Pusat Penerimaan Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026.
Sidang penetapan kelulusan berlangsung di Gedung Graha Cendekia Akpol Lemdiklat Polri, Senin (27/7/2026), dengan melibatkan unsur pengawas internal dan eksternal guna memastikan proses seleksi berjalan objektif, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Komite Percepatan Reformasi Polri, Kalemdiklat Polri, As SDM Kapolri, Gubernur Akpol, Wairwasum Polri, Kompolnas, para pengawas internal dan eksternal, jajaran Karo SDM Polda se-Indonesia, serta seluruh peserta seleksi tingkat pusat.
Dari 404 peserta yang mengikuti seleksi nasional, 350 orang dinyatakan lulus, terdiri atas 320 pria dan 30 wanita yang selanjutnya akan mengikuti pendidikan di Akademi Kepolisian.
Sementara itu, Polda Sulawesi Utara berhasil meloloskan lima peserta, yakni:
- Reigen Efrata Massie (Polres Minahasa Utara)
- Dewa Made Keshava Abhipraya (Polresta Manado)
- Hieronimus Habreta Mrapa Sembiring (Polresta Manado)
- Yosua Alvado Sirait (Polresta Manado)
- Khalilah Falisha (Polres Kotamobagu)
Keberhasilan tersebut menjadi bukti kualitas sumber daya manusia Sulawesi Utara yang mampu bersaing di tingkat nasional melalui proses seleksi yang ketat.
Kabid Humas Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil lolos dan mengingatkan agar keberhasilan tersebut menjadi awal pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Kami mengucapkan selamat kepada lima putra-putri terbaik Sulawesi Utara yang telah dinyatakan lulus terpilih menjadi calon taruna dan taruni Akademi Kepolisian Tahun Anggaran 2026,” ujarnya.
Menurut Alamsyah, keberhasilan para peserta merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, serta komitmen mengikuti seluruh tahapan seleksi yang dilaksanakan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).
Ia berharap para calon taruna dan taruni mampu menjalani pendidikan dengan penuh dedikasi, menjaga integritas, serta mengembangkan kemampuan akademik maupun kepemimpinan sehingga kelak menjadi perwira Polri yang profesional, modern, dan terpercaya.
Selain memberikan apresiasi kepada para peserta, Kabid Humas juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh panitia seleksi, tim pengawas internal maupun eksternal, serta masyarakat yang telah mendukung jalannya proses rekrutmen anggota Polri.
Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi faktor penting dalam mewujudkan proses seleksi yang objektif dan menghasilkan calon-calon perwira terbaik yang siap memperkuat institusi Polri di masa depan.(fer)














