DOTNEWS.ID | MANADO – Proses pergantian Kepala Sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB di Sulawesi Utara akan segera dimulai.
Terutama 66 Kepala Sekolah yang masih menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) telah membentuk tim khusus seleksi sesuai arahan Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, S.E.
Hal tersebut diucapkan Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Drs. Jahya Paulus Rondonuwu, M.Si., saat berbincang dengan Jurnalis Sumikolah Dikda Sulut di kantornya, Jumat (25/9/2026).
“Ya, saat ini tim khusus untuk seleksi calon Kepsek SMA, SMK, dan SLB di Sulut sudah dibentuk,” ucap Jahya Rondonuwu.
“Terutama terkait 66 Kepala Sekolah yang masih berstatus Pelaksana Tugas,” ucapnya lagi.
Pertemuan tersebut juga membahas sejumlah program prioritas Dinas Dikda, termasuk persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Serta membahas proyek Revitalisasi Sekolah dan peran pers dalam mendukung kemajuan pendidikan di daerah.
Tim khusus yang dibentuk melibatkan unsur pimpinan daerah, yaitu:
– Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Tahlis Galang, S.IP., M.Si.
– Koordinator Staf Khusus Gubernur, Drs. Ferdinand Mewengkang
– Staf Khusus Bidang Pendidikan, Prof. Dr. Ir. Grevo Gerung, M.Sc.
– Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Drs. Jhon Marentek
– Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut, Drs. Jahya Rondonuwu, M.Si.
Jahya Rondonuwu menjelaskan bahwa proses seleksi akan berpedoman pada Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah No. 07 Tahun 2025 tentang Kepala Sekolah serta peraturan terkait lainnya.
“Proses seleksi dilakukan secara ketat dan sepenuhnya mengikuti aturan yang berlaku,” tegasnya.
Di Sulut terdapat sekitar 465 satuan pendidikan SMA, SMK, dan SLB, baik negeri maupun swasta.
Fokus utama perhatian tertuju pada 66 Kepala Sekolah Pelaksana Tugas (Plt) yang telah menjabat cukup lama.
Selain itu, Kepala Sekolah yang telah melewati masa jabatan delapan tahun atau dua periode juga akan dipertimbangkan untuk dilakukan rotasi sesuai ketentuan.
Khusus Kepala Sekolah yang saat ini masih menangani proyek Revitalisasi Sekolah, tim akan menilai secara cermat apakah akan diganti atau tetap melanjutkan tugasnya.
“Tim seleksi akan menyeleksi secara objektif dan sesuai aturan,” jelas Jahya Rondonuwu.
“Kami berharap seluruh Kepsek terus bekerja dengan baik selama proses berlangsung,” tandasnya. (fer)















