DOTNEWS.ID | BOLMUT – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Moh. Aditya Pontoh, S.IP., menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus memiliki target kinerja yang jelas, terukur, dan saling terhubung dalam mendukung pencapaian pembangunan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan arahan pada kegiatan Desk Penyusunan Pohon Kinerja dan Cascading Perangkat Daerah Tahun 2025-2029, yang berlangsung di Aula Pohohimbungo Bapelitbangda, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam penyusunan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (P-RPJMD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Tahun 2025-2029. Fokus utamanya memastikan setiap sasaran pembangunan daerah diterjemahkan secara konkret ke dalam tujuan, sasaran, hingga indikator kinerja masing-masing perangkat daerah.
Dalam arahannya, Aditya menekankan bahwa pohon kinerja dan cascading tidak boleh sekadar menjadi kelengkapan administrasi atau dokumen formalitas. Keduanya harus menjadi instrumen pengendalian yang memastikan seluruh jajaran pemerintahan bergerak dalam satu arah dan bertanggung jawab terhadap hasil yang dicapai.
“Pohon kinerja dan cascading ini adalah kunci. Kinerja Bupati harus nyambung ke kinerja Kepala Dinas, hingga ke staf. Semua harus terukur, jelas targetnya, jelas capaiannya,” tegas Aditya.
Ia meminta seluruh pimpinan perangkat daerah agar serius dan fokus dalam proses penyusunan tersebut. Setiap program dan kegiatan harus memiliki keterkaitan langsung dengan sasaran pembangunan daerah, sehingga tidak terjadi tumpang tindih perencanaan maupun pelaksanaan program yang tidak memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, keselarasan kinerja dari tingkat pimpinan hingga pelaksana menjadi faktor penting dalam memastikan agenda pembangunan Bolmut periode 2025-2029 berjalan secara terarah, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain menyoroti perencanaan pembangunan, Plt. Bupati juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab untuk meningkatkan disiplin, profesionalisme, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
Penegasan ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh bagusnya dokumen perencanaan, tetapi juga oleh konsistensi pelaksanaan, kualitas kinerja aparatur, dan hasil yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah, dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS., Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekretaris badan/dinas, para camat, kepala subbagian program dan pelaporan (Proglap), serta pejabat fungsional perencana.(**)















