DOTNEWS.ID | MANADO – Sejak menjabat Plt Kepala SMA Negeri 9 Manado, dirinya sangat transparan dalam pengunaan dana Bantuan Oprasional Sekolah Pendidikan (BOSP) tahun 2024 hingga tahun 2025.
Hal tersebut ditegaskan Plt Kepala SMA Negeri 9 Manado Hendra Massie SPd MM kepada Jurnalis Sumikolah Dikda Sulut (JSDS), Jumat (15/5/2026).
“Kami transparan dan terbuka kepada publik termasuk Pers, LSM, orang tua siswa, siswa, guru-guru dan staf,” Jelas Hendra Massie.
“Tidak ada yang kami tutup-tutupi dalam pengunaan dana BOSP” sambungnya.
Hendra Massie saat ditemui wartawan untuk dikonfirmasi perihal masalah yang dilaporkan LSM RAKO memberi memberi penjelasan.
menurutnya LSM tersebut melaporkan ke Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Sulut perihal Dana BOSP SMA Negeri 9 Manado.
“Dana BOSP tersebut di tahun-tahun sebelum dia menjabat. yaitu 2023,” jelasnya.
Dan untuk meminta bukti pengunaan dana BOS, Hendra Massie mengatakan harus ada ijin Inspektorat Provinsi Sulut.
Untuk dana BOSP tahun 2024 dan 2025 sudah diperiksa oleh Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulut. Karenanya kita transparan.
”Sudah diperiksa oleh Inspektorat dan BPK- RI Perwakilan Sulut, maka pengunaan dana BOSP 2024 hingga 2025 langsung kita sampaikan juga lewat papan informasi sekolah,” terangnya.
Terkait ketidakhadirannya dalam jadwal sidang di Kantor KIP Sulut, Ia menjelaskan bahwa saat jadwal sidang dirinya lagi tugas luar yaitu mewakili Sulut diluar Negeri dan di Jakarta.
”Bukan kami abaikan. Kami tetap menghormati sidang di KIP. Dan sebagai Kepsek sudah ada komunikasi dengan pihak LSM tersebut,” ucapnya.
Ia menegaskan, akan tetap memberikan data pengunaan dana BOSP tahun 2023 bahkan tahun 2024 dan 2025.
“Semua bisa melihat pengunaan dana BOSP. Kita sudah pajang dihalaman sekolah,” pungkasnya. (fer)















