boltara
DAERAH

Bupati dan Wabup Boltara Ikuti Shalat Istisqa, Mohon Hujan di Tengah Kemarau Panjang

×

Bupati dan Wabup Boltara Ikuti Shalat Istisqa, Mohon Hujan di Tengah Kemarau Panjang

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menggelar Shalat Istisqa dan doa bersama sebagai ikhtiar menghadapi kondisi kemarau yang berkepanjangan.

DOTNEWS.ID | BOLTARA — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menggelar Shalat Istisqa dan doa bersama sebagai ikhtiar menghadapi kondisi kemarau yang berkepanjangan. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Imokima, Kecamatan Sangkub, Selasa (18/8/2026).

Bupati Boltara Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., bersama Wakil Bupati Moh. Aditya Pontoh, S.IP., turut mengikuti pelaksanaan Shalat Istisqa bersama masyarakat dan jajaran pemerintah daerah.

Shalat Istisqa dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon rahmat, pertolongan, serta ampunan Allah SWT di tengah kondisi cuaca kering yang masih melanda wilayah Boltara.

Dalam doa bersama, seluruh peserta memohon agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat, sekaligus memberikan kemudahan dalam menghadapi dampak kemarau berkepanjangan.

Kondisi kemarau tidak hanya berdampak terhadap ketersediaan air bagi kebutuhan masyarakat, tetapi juga dapat memengaruhi aktivitas pertanian dan kehidupan sosial ekonomi warga. Karena itu, pelaksanaan Shalat Istisqa menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kondisi lingkungan.

Bupati Sirajudin Lasena mengajak masyarakat untuk terus memperkuat ikhtiar dan menjaga kebersamaan dalam menghadapi berbagai dampak kemarau.

Shalat Istisqa juga menjadi pengingat pentingnya menjaga lingkungan, menggunakan air secara bijak, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak yang dapat ditimbulkan akibat musim kemarau.

Melalui doa bersama tersebut, Pemerintah Kabupaten Boltara berharap hujan segera turun di wilayah Bolaang Mongondow Utara sehingga kebutuhan air masyarakat dapat kembali terpenuhi dan aktivitas pertanian maupun kegiatan ekonomi warga dapat berjalan lebih baik.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *