boltara
PENDIDIKAN

Dikda Sulut Evaluasi SMA/SMK Yang Tak Daftarkan Siswa Eligible Masuk SNBP di PTN 2026

×

Dikda Sulut Evaluasi SMA/SMK Yang Tak Daftarkan Siswa Eligible Masuk SNBP di PTN 2026

Sebarkan artikel ini
Kepala Balai TIK-MP Dinas Dikda Sulut, Bravo Turangan.

DOTNEWS.ID | MANADO – Batas penutupan pendaftaran siswa Eligible untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN), lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), tanpa tes telah di tutup pada Senin 2 Februari 2026.

Hal itu dikatakan Kepala Balai (Kabalai) Teknologi Informasi Komunikasi dan Media Pembelajaran (TIK-MP), Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulut, Bravo Turangan ST kepada media ini, Kamis (5/2/2026).

“Hingga batas penutupan pendaftaran siswa Eligible hanya ada 162 SMA yang mendaftar. Begitu juga SMK, hanya 93 yang mendaftar online di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS),” ungkap Bravo Turangan.

Padahal lanjut dia, dari data yang ada SMA di Sulut baik negeri dan swasta ada sekitar 228 sekolah dan SMK Negeri serta Swasta ada 197 sekolah. Sedangkan kouta siswa Eligible untuk sekolah Akreditasi “A” adalah 40 persen dari jumlah siswa terbaik kelas XII sedangkan untuk Akreditasi “B” dibawah 40 persen.

Lebih lanjut dia mengatakan, tidak semuanya SMA dan SMK telah mendaftar dalam PDSS, makanya akan dievaluasi bersama guna mencari tahu apa penyebabnya.

“Pendaftaran sudah ditutup sesuai jadwal dari pusat. Saat ini kami akan melakukan pendataan dan evaluasi terkait sekolah-sekolah yang belum sempat menyelesaikan proses pendaftaran,” tandasnya.

Dia menegaskan Dikda Provinsi Sulut akan mempelajari dan ingin mengetahui apa kendalanya pada sistem teknis atau ada hambatan lainnya.

“Kita akan evaluasi bersama, karena Dikda sudah menyampaikan imbauan berulang kali dan sosialisasi jauh hari kepada sekolah untuk mendaftarkan siswa Eligible di PDSS secara online,” tukas Turangan.

Menurutnya evaluasi penyebab keterlambatan pengisihan PDSS apakah karena kelalaian sekolah atau siswanya mengundurkan diri dan tidak berminat kuliah terutama siswa SMK yang sasarannya bekerja setelah selesai sekolah.(fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *