boltara
DAERAH

Dinobatkan Adat Sebagai “Kidoni Pangulu” Bupati dan Wabup Bolmut Harus Patuh dan Bijaksana Menjalankan Tugas

×

Dinobatkan Adat Sebagai “Kidoni Pangulu” Bupati dan Wabup Bolmut Harus Patuh dan Bijaksana Menjalankan Tugas

Sebarkan artikel ini
Bupati Sirajudin Lasena dan Wakil Bupati Aditya Pontoh dalam penobatan prosesi adat.

DOTNEWS.ID Bolmut – Secara adat, Bupati Bolmong Utara (Bolmut) Dr Sirajudin Lasena SE MEc Dev dan Wakil Bupati Mohamad Aditya Pontoh SIp, dinobatkan sebagai “Kidoni Pangulu Agu Ki Apango Doni Pangulu” Periode 2025-2030.

Kegiatan sakral bagi adat budaya masyarakat Kabupaten Bolmong Utara ini, dilaksanakan di Pendopo Lapangan Kembar Boroko, Kecamatan Kaidipang, Kamis (22/5/2025).

Tradisi masyarakat Kabupaten Bolmut tersebut, untuk memberikan gelar adat kepada pemimpin daerah yang harus patuh menjalankan tugas-tugasnya dengan arif dan bijaksana serta mengayomi masyarakat.

Sementara itu dalam penyampaiannya Bupati Sirajudin Lasena mengatakan, pada kesempatan ini dirinya mengucapakan terima kasih yang setinggi-tingginya atas penobatan gelar adat tersebut.

“Semoga prosesi penobatan adat yang baru saja kita laksanakan beberapa saat yang lalu menjadi ukuran begitu tingginya nilai adat di daerah ini oleh leluhur daerah yang sampai saat ini aliansi adat, terus konsisten dan melestarikan budaya Kabupaten Bolmut,” kata Sirajudin.

Menurutnya, dalam prosesi penobatan adat ini, tadi kita telah sama-sama mendengar apa yang menjadi pesan dan harapan penganugerahan gelar adat kepada saya dan wakil bupati yaitu agar kami menjadi pemimpin yang patuh dihormati, bersahaja, berwibawa, mengayomi masyarakat dengan arif dan bijaksana serta dapat mengangkat harkat dan martabat masyarakat Kabupaten Bolmut.

“Oleh karena itulah dengan penuh tanggung jawab serta niat yang tulus saya pribadi dan wakil bupati akan melaksanakan dengan sepenuh hati apa yang menjadi harapan aliansi adat sekaligus masyarakat Kabupaten Bolmut,” pungkasnya.

Ditempat yang sama Wakil Pimpinan I DPRD Bolmut Drs Hi Depri Pontoh mengatakan, melalui kegiatan ini, kepada bupati dan wakil bupati, diharapkan dapat menjalankan tugas dan fungsinya, agar penyelenggaraan roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik, sehingga sinkronisasi program pemerintah daerah dan provinsi bahkan pusat dapat terlaksana dengan baik.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *