DOTNEWS.ID | MANADO – SMA Negeri 1 Manado menggelar penamatan siswa kelas XII tahun ajaran 2025/2026. Acara penamatan diliputi ucapan syukur dan bangga karena siswa kelas XII sebanyak 644 lulus 100 persen.
Semua berkualitas, bahkan 87 siswa Eligible lulus masuk 13 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lewat Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Termasuk empat siswa Afirmasih Pendidikan Menengah (ADEM) dari daerah Terdepan, Terluar dan Tertingal (3T).
Hal tersebu dikatakan Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy Jermias SPd MPd usai penamatan 644 siswa Kelas XII Angkatan 63.
“Semua berkualitas, bahkan 87 siswa Eligible lulus masuk 13 PTN lewat SNBP,” ucap Jermias di Aula Kodam XIII Merdeka Manado, Jumat (15/5/2026).
Acara berlangsung penuh hikmah dan gembira, dihadiri Kabid SMA Dikda Sulut Jefry Umboh SPd MPd yang mewakili Kadis Dikda Dr Femmy Suluh MSi. Juga dihadiri oleh wakil-wakil Kepsek, dan guru tenaga kependidikan serta ratusan orang tua siswa.
Menurut Jermias, 87 siswa yang lolos PTN lewat SNBP ini terbanyak dari semua SMA dan SMK baik negeri dan swasta di Sulawesi Utara.
”Ini luar biasa karena sekitar 32 persen dari semua siswa Eligible di tahun 2026,″ ujarnya.
Tahun ini kata Jermias, memang berbeda dengan tahun lalu, karena nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi salah satu faktor penilaian juga. Sehingga bisa capai 32 persen.
”Ini masih baik meskipun memang dibandingkan tahun 2025 yang mencapai sekitar 101 suswa lulus SNBP,” terangnya.
Khusus siswa ADEM, Jermias mengatakan, dari daerah 3T kelas XII ada empat yang lulus SNBP di beberapa PTN di Indonesia.
”Jadi dari lima siswa ADEM dari daerah 3T yang lulus SNBP tahun 2026 empat dari SMA Negeri 1 Manado,” ucapnya.
”Ini menunjukan bahwa SMA Negeri 1 Manado sangat perhatikan terhadap siswa ADEM daerah 3T,” sambungnya.
Ia menambahkan, terkait 13 PTN itu tersebar dibeberapa PTN di Indonesia termasuk di Sulut.
Untuk Unsrat ada 62 siswa, Universitas Indonesia (UI) ada 3 siswa dan satu hingga dua siswa di PTN lainnya.
Dijelaskan di Unsrat sebanyak 62 siswa, tiga siswa masuk Fakultas Kedokteran sisanya masuk dibeberapa Fakultas di Unsrat.
Sementara tiga siswa masuk di Unifersitas Indonesia ( UI) yakni di Fakultas Hukum, Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Komputer.
Sementara masuk Unima empat siswa, Politeknik Negeri Manado enam siswa, Unhas Makasar dua siswa.
Untuk PTN yang menerima satu siswa yakni di USU Medan, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Yogjakarta.
Juga di Universitas Negeri Semarang, Universitas Udayana, Universitas Negeri Malang dan Universitas Negeri Makasar.
Jermias mengatakan, waktu tiga tahun bersekolah bukan waktu yang singkat.
Saat para siswa datang tiga tahun lalu masih remaja dengan sejuta mimpi.
Dan saat ini sudah akan keluar lulus dari SMA Negeri 1 (The Legend Reborn) yang siap menatap masa depan.
Dikatakannya, selama tiga tahun para siswa bukan hanya belajar rumus dan teori, tetapi disiplin, tangung jawab, kerjasama dan arti persahabatan.
“Ada suka dan duka ada tawa, kalah, menang. Itu semua adalah bekal pelajaran kehidupan yang kalian tidak dapat dalam buku buku saja,”
Ditambahkan, lulus SMA bukan akhir dari perjuangan kalian. Lulus SMA baru awal perjuangan hidup kalian sesunguhnya. Karena diluar sana ada Kampus, ada dunia kerja, dan tantangan lebih besar yang mau atau tidak mau kalian harus hadapi.
Berkaitan dengan hal itu maka menurut Kepsek ada tiga hal yang harus diperhatikan 644 siswa untuk dibawa nanti setelah lulus.
Antara lain, pertama berkarakter. Karena pintar saja itu tidak cukup. Kalian harus jadilah orang yang beriman dan bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dan jadilah anak yang berbakti kepada orang tua, jadilah seorang pekerja keras, pantang menyerah, jujur, rendah hati dan berintegritas.
Menurutnya, nama baik kalian dan almamater ini ada ditangan kalian. Karena nama sekolah SMA Negeri 1 sejak dulu sudah sudah dikenal baik.
”Tugas setiap tamatan atau alumni selanjutnya adalah menambah harum sekolah Akreditasi ”A” ini,” kata Jermias.
Selanjutnya Jermias menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Sulut yakni Gubernur Sulut dan Wakil Gubernur, Kadis Dikda.
Juga Terima kasih kepada guru dan Tenaga kependidikan yang memberi motivasi serta arahan.
Sebab tanpa motivasi dan dukungan serta arahan dari Pemprov dan Dinas Dikda serta guru guru, maka tidak mungkin kita bisa mengantarkan siswa lulus tahun ini.
Kepada orang tua siswa Kepsek sampaikan terima kasih karena sudah mempercayakan putra dan putri kepada kami di SMA Negeri 1 Manado.
”Kolaborasi dan kerjasama adalah kunci keberhasilan siswa siswa,” ucap Kepsek Jermias.
“Mohon maaf atas kesalahan dan kekurangan kami jika masih ada harapan bapak dan Ibu yang belum kami penuhi,” tuturnya.
Terakhir Jermias mengucapkan banyak selamat dan sukses untuk semua siswa dan semoga ilmu yang didapat bermanfaat dan menjadi berkat dan membawa kalian kemasa depan yang baik.
”Jangan ragu berjuang karena doa dan dukungan tulus dari kami guru guru dan orang tuamu selalu untuk kalian,” kuncinya.
Acara diakhiri ucapan terimah kasih dari ketua panitia Ibu Karolin Rori S.Pd dan Foto bersama serta doa penutup. (fer)















