DOTNEWS.ID | MANADO – Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Drs. Jahja Paulus Rondonuwu, M.Si., mengingatkan seluruh kepala sekolah dan jajaran di lingkungan Dikda Sulut agar membangun komunikasi yang terbuka dengan media massa.
Pesan tersebut disampaikan Jahja Rondonuwu usai mengikuti serah terima jabatan Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut di Aula Dikda Sulut, Kamis (6/8/2026).
Menurutnya, kepala sekolah tidak boleh bersikap tertutup atau menghindari wartawan ketika dimintai klarifikasi terkait berbagai informasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan.
“Jangan alergi ataupun tertutup dan menghindar ketika ada hal yang ingin dikonfirmasi oleh wartawan,” tegas Jahja kepada Jurnalis Sumikolah Dikda Sulut melalui sambungan WhatsApp.
Ia menilai media memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus mengawal transparansi penyelenggaraan pendidikan.
Karena itu, Jahja mendorong seluruh satuan pendidikan untuk tidak ragu mempublikasikan berbagai program, inovasi, maupun prestasi yang telah dicapai sekolah melalui media massa.
“Kegiatan-kegiatan positif yang telah dilakukan dapat dipublikasikan melalui media massa,” ujarnya.
Bangun Kemitraan dengan Insan Pers
Selain mendorong keterbukaan informasi, Jahja juga menyatakan komitmennya untuk memperkuat hubungan kemitraan antara Dinas Pendidikan Daerah Sulut dengan insan pers, khususnya jurnalis yang selama ini meliput sektor pendidikan.
Ia mengungkapkan akan menjadwalkan pertemuan dan dialog bersama para wartawan guna membangun komunikasi yang lebih baik serta menciptakan sinergi dalam penyebarluasan informasi pendidikan.
“Saya sudah biasa berinteraksi dengan wartawan, jadi kita akan jadwalkan pertemuan tersebut,” katanya.
Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Pendidikan
Pernyataan Kadis Dikda Sulut tersebut menjadi sinyal kuat bahwa kepemimpinan baru di Dinas Pendidikan Daerah Sulut mengedepankan prinsip keterbukaan informasi publik, transparansi, dan akuntabilitas.
Dengan komunikasi yang baik antara sekolah dan media, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi yang akurat mengenai berbagai kebijakan, program, hingga capaian pendidikan di Sulawesi Utara.
Kemitraan yang harmonis antara dunia pendidikan dan media juga diyakini akan memperkuat kepercayaan publik sekaligus menjadi ruang untuk mengapresiasi berbagai inovasi yang lahir dari sekolah-sekolah di Sulawesi Utara.(fer)














