BOLMUT, dotnews.id – Setelah sukses menurunkan angka kemiskinan di tahun 2023 kemarin, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong Utara (Bolmut) kembali termotivasi untuk mengeroyok kemiskinan ekstrim di tahun 2024 ini.
Terbukti pemerintah daerah lewat bank datanya, Badan Perencanaan dan Penelitian Pengembangan Pembangunan Daerah (Bapelitbangda) Bolmut, akan melakukan penajaman data kemiskinan ekstrim lewat gerakan verifikasi faktual (Verfak) lapangan.
Aroman Talibo SPt, kepala Bapelitbangda Bolmut, kepada wartawan ini mengatakan, sistem Verfak ini guna mengukur seberapa besar data kemiskinan ekstrim yang masih tersisa di Kabupaten Bolmut.
“Tentunya data ini nantinya akan menjadi indikator pemerintah daerah untuk kita lakukan intervensi pengeroyokan kejadian miskin ekstrim di Kabupaten Bolmut,” ungkap Aroman, Senin (22/01/2024).
Menurutnya, berdasarkan data P3KE Kemenko PMK, jumlah data kemiskinan di Kabupaten Bolmut ada di kisaran 29 ribu. Data ini tandas dia tentunya tidaklah sesuai dengan fakta yang ada di daerah.
Selain itu juga tandas Aroman data P3KE bukan data ril kemiskinan, melainkan data untuk pen sasaran penuntasan kemiskinan ekstrim.
“Ini sudah kita lakukan klarifikasi, dan jawaban dari Kemenko PMK meminta pemerintah daerah melakukan pendataan kembali lewat verifikasi faktual di seluruh wilayah Kabupaten Bolmut,” jelasnya.
“Selain itu juga, ini murni mis komunikasi, jika mengacu pada data P3KE, artinya angka kemiskinan kita hampir melampaui setengah dari jumlah penduduk Bolmut,” sambung Aroman.
Untuk itu tandas Aroman, data Verfak ini juga nantinya akan menjadi bank data pada Sistem Kesejahteraan Daerah Terpadu (Serdadu) Bapelitbangda.
“Pelaksanaan Verfak nantinya akan kila lakukan bersama lintas sektor, yakin dinas PPKB, Dukcapil, Dinsos dan DPMD Bolmut,” kuncinya.(**)















