DOTNEWS.ID | MANADO – Komitment Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) di bawah komando Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., untuk kesehatan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Komunitas dan Konsultasi Dokter Spesialis di Atrium Manado Town Square 3 membeludak.
Ribuan warga menyerbu Atrium Manado Town Square 3 selama tiga hari pelaksanaan, 22-24 September 2026. Kegiatan ini merupakan rangkaian HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara.
Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sulut, Dr Fransiscus Manumpil yang turun langsung atas perintah Gubernur Yulius Selvanus didampingi Kadis Lidya Tulus, Karo Kesra Susan Pangalila dan Ketua Panitia dr Chally Tirayoh, tim ahli diantaranya Maximilian Lomban menegaskan program ini bukan sekedar bakti sosial biasa. Ini adalah pesan langsung dari Gubernur YSK.
“Ini merupakan komitmen dan perhatian khusus serta pesan dari Bapak Gubernur Yulius Selvanus,” tegas Fransiscus Manumpil di lokasi.
“Kita harus mempertahankan IPM, Indeks Pembangunan Manusia, salah satunya di bidang kesehatan agar Sulut rata-rata di atas nasional,” tegasnya lagi.
Menurutnya, kesehatan adalah fondasi utama peningkatan IPM. Jika masyarakat sehat, produktivitas dan kualitas hidup akan naik.
“Dalam rangka HUT Provinsi ini juga kita mengunjungi panti asuhan dan kegiatan kemasyarakatan. Tapi fokus kesehatan ini yang utama untuk menjaga IPM kita,” tambah Manumpil yang juga ketua Panitia HUT Provinsi Sulut ke 62 ini.
Manumpil yang merupakan Jebolan Alumni Lemhanas RI ini, menyebut antusiasme warga membuktikan program ini tepat sasaran.
Pemeriksaan yang disiapkan sangat komprehensif, ada konsultasi gratis dengan dokter spesialis, pemberian kacamata gratis, dan pemberian obat gratis.
Ditambahkan DR Manumpil bahwa sesuai informasi dari Kadis Kesehatan hingga hari terakhir, tercatat sekitar 2.000 warga telah memanfaatkan layanan.
“Kami dapat informasi sekitar dua ribu orang hadir dalam tiga hari ini. Dan hari ini hari terakhir masih membludak pasien yang datang. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat untuk deteksi dini sudah tinggi,” tutur Manumpil
Sementara itu Kadis Kesehatan Sulut dr Lidya Tulus, M.Kes., menegaskan, program ini adalah wujud nyata komitmen Pemprov Sulut di bawah komando Gubernur Yulius Selvanus untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang dekat dan gratis.
“Ini jadi pengingat betapa pentingnya screening atau deteksi dini, ada pemeriksaan fisik, gula darah, kolesterol, kesehatan jiwa dan lainnya. Semua harus sehat, itu pesan Bapak Gubernur,” pungkas Lidya Tulus.
Dinas Kesehatan Sulut memastikan program CKG komunitas akan terus berlanjut menyasar gereja-gereja, masjid-masjid dan komunitas lainnya di seluruh Sulut demi mempertahankan IPM Sulut di atas rata-rata nasional. (fer)















