HUKRIM

Polda Sulut Buru Pembuat Postingan Provokasi Siswa, Dirreskrimsus: Akan Kami Usut Tuntas

×

Polda Sulut Buru Pembuat Postingan Provokasi Siswa, Dirreskrimsus: Akan Kami Usut Tuntas

Sebarkan artikel ini
Dirreskrimsus Polda Sulut, Kombes Pol F.X. Winardi Prabowo.

DOTNEWS.ID | MANADO – Polda Sulawesi Utara (Sulut) bergerak menyikapi maraknya dugaan postingan provokatif di media sosial yang menyasar pelajar dan berpotensi memicu tawuran antarsiswa di Kota Manado.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sulut, Kombes Pol. F.X. Winardi Prabowo, S.I.K., M.H., menegaskan aparat kepolisian tidak akan membiarkan ruang digital digunakan untuk mengadu domba siswa maupun memancing konflik antarsekolah.

Penegasan itu disampaikan Winardi kepada sejumlah wartawan di Mapolda Sulut, Rabu (30/9/2026).

“Kami dari tim Polda bersama bidang Cyber akan mengusut siapa oknum-oknum yang melakukan provokasi terhadap siswa dan sekolah melalui media sosial,” tegas Winardi.

Langkah penyelidikan tersebut dilakukan menyusul munculnya indikasi adanya akun atau oknum tertentu yang menyebarkan konten bernada provokasi dan ditujukan kepada siswa, khususnya di sejumlah SMA dan SMK di Kota Manado.

Konten-konten tersebut menjadi perhatian kepolisian karena dinilai berpotensi memicu gesekan antarpelajar apabila tidak segera ditangani.

Winardi menegaskan, Polda Sulut akan menelusuri jejak digital untuk mengungkap pihak yang berada di balik penyebaran konten tersebut. Tim kepolisian bersama unsur Cyber akan melakukan pendalaman terhadap informasi dan aktivitas di media sosial yang berkaitan dengan dugaan provokasi tersebut.

“Kami akan mengusut siapa oknum-oknum yang melakukan provokasi,” tegasnya.

Polda Sulut juga mengingatkan masyarakat agar tidak ikut menyebarkan kembali konten yang belum jelas kebenarannya. Sebab, penyebaran ulang konten provokatif berpotensi memperluas situasi dan memperkeruh hubungan antarsiswa maupun antarsekolah.

Kepolisian mengajak pihak sekolah, orang tua, guru, serta para siswa untuk tidak mudah terpancing oleh informasi yang beredar di media sosial.

Polda Sulut berharap seluruh pihak ikut menjaga situasi keamanan dan ketertiban, khususnya di lingkungan pendidikan, agar potensi tawuran pelajar dapat dicegah sejak dini.

“Jangan mudah terprovokasi dengan konten-konten yang beredar di media sosial,” demikian imbauan kepolisian.(fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *