DOTNEWS.ID | BITUNG – Pemerintah Kota Bitung menyambut kedatangan kapal pesiar internasional Queen Mary 2 yang bersandar di Pelabuhan Samudera Bitung, Selasa (17/3/2026).
Kapal pesiar berbendera Bermuda tersebut membawa ribuan wisatawan mancanegara yang singgah untuk menikmati berbagai destinasi wisata di wilayah Sulawesi Utara.
Kapal mewah dengan panjang 344,30 meter itu tiba di Bitung setelah berlayar dari Darwin, Australia, dan dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Hong Kong pada pukul 18.00 WITA.
Berdasarkan data, kapal tersebut mengangkut 1.258 kru dan 2.481 penumpang, sehingga total mencapai 3.739 orang di dalamnya.
Kedatangan Queen Mary 2 merupakan bagian dari rangkaian perjalanan wisata internasional yang mencakup sejumlah destinasi unggulan di Manado, Minahasa, Bitung, dan sekitarnya.
Rombongan wisatawan disambut langsung oleh Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka bersama jajaran Pemerintah Kota Bitung, unsur Forkopimda, serta instansi terkait di area pelabuhan.
“Selamat datang di Bitung, nikmati Sulawesi Utara,” ujar Randito saat menyapa para wisatawan yang turun dari kapal.
Kepada awak media, Randito menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bitung merasa bangga karena kembali menjadi tujuan kapal pesiar internasional.
“Kunjungan Queen Mary 2 menjadi bukti bahwa Bitung semakin dikenal sebagai destinasi wisata dunia dengan potensi besar di sektor pariwisata,” katanya.
Ia menambahkan, kunjungan kapal pesiar tidak hanya meningkatkan jumlah wisatawan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat serta membuka peluang usaha di kawasan wisata.
Lebih lanjut, Randito mengungkapkan bahwa hingga tahun 2028 diperkirakan sekitar sembilan kapal pesiar internasional akan berkunjung ke Kota Bitung.
Pemerintah Kota Bitung juga mengimbau masyarakat untuk menyambut wisatawan dengan ramah serta menjaga citra daerah sebagai destinasi yang aman dan nyaman.
“Masyarakat yang ingin melihat kapal dipersilakan datang ke pelabuhan, namun tetap mematuhi aturan dan batas waktu hingga pukul 18.00 WITA,” jelasnya.
Kunjungan kapal pesiar ini diharapkan semakin mendorong pertumbuhan sektor pariwisata serta memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, khususnya di Bitung dan wilayah sekitarnya. (Sman)














