PENDIDIKAN

Situasi Unsrat Tetap Kondusif Usai Mendiktisaintek Copot Rektor Sompie, Prof Jamaluddin Jompa Resmi Jadi Plt Rektor

×

Situasi Unsrat Tetap Kondusif Usai Mendiktisaintek Copot Rektor Sompie, Prof Jamaluddin Jompa Resmi Jadi Plt Rektor

Sebarkan artikel ini
Dr Max Rembang, Humas Unsrat Manado (ist)

DOTNEWS.ID | MANADO – Aktivitas akademik di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado tetap berjalan normal dan kondusif setelah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) melakukan pergantian pimpinan kampus dengan mencopot Prof. Dr. Ir. Oktovian Alexander Berty Sompie dari jabatan Rektor Unsrat.

Sebagai tindak lanjut, Mendiktisaintek menunjuk Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat berdasarkan Surat Perintah Nomor 18922/M/KPT.KP/2026 tertanggal 4 Agustus 2026.

Meski pergantian pimpinan berlangsung secara mendadak, proses belajar mengajar, pelayanan administrasi, hingga aktivitas dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa di lingkungan Unsrat tetap berlangsung seperti biasa.

Kepala Humas dan Bidang Komunikasi Unsrat, Dr. Max Rembang, M.Si., membenarkan bahwa kondisi kampus hingga saat ini tetap aman, nyaman, dan kondusif pasca pergantian rektor.

“Benar, Unsrat telah memiliki Plt Rektor sesuai surat dari Kemendiktisaintek yang kami terima pada Selasa, 4 Agustus 2026. Masa tugas Plt Rektor dimulai pada 5 Agustus 2026 hingga dilantiknya rektor definitif yang diperkirakan sekitar Oktober 2026,” ujar Max Rembang kepada wartawan di Kampus Unsrat, Rabu (5/8/2026).

Menurut Rembang, pihak universitas belum mengetahui secara pasti alasan di balik penunjukan pelaksana tugas tersebut.

“Kami belum mengetahui apa penyebab penunjukan Plt Rektor. Apakah berkaitan dengan kemungkinan Prof. Oktovian Sompie mengikuti proses pemilihan rektor atau alasan lainnya, kami belum memperoleh informasi resmi mengenai hal tersebut,” katanya.

Plt Rektor Langsung Gelar Rapat Perdana

Usai resmi menjalankan tugasnya, Prof. Jamaluddin Jompa langsung menggelar rapat koordinasi perdana bersama jajaran pimpinan Unsrat pada Rabu (5/8/2026).

Rapat yang berlangsung di ruang kerja rektor tersebut dihadiri para wakil rektor, dekan, Direktur Pascasarjana, serta pimpinan lembaga di lingkungan Unsrat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai materi maupun hasil rapat perdana tersebut.

Dengan tetap normalnya aktivitas akademik dan administrasi kampus, pergantian kepemimpinan di Unsrat diharapkan tidak mengganggu pelayanan pendidikan maupun agenda strategis universitas menjelang proses pemilihan rektor definitif yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.(fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *