boltara
DAERAH

Tiga Hari Berkompetisi, Kajati Sulut Cup V 2026 Resmi Berakhir

×

Tiga Hari Berkompetisi, Kajati Sulut Cup V 2026 Resmi Berakhir

Sebarkan artikel ini
Foto: Plt. Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Dr. Fery Tas, SH, M.Hum, M.Si, didampingi Walikota Bitung Hengky Honandar, dan Kejari Erwin Widihantono saat diwawancarai oleh wartawan di Gedung GOR Dua Saudara

DOTNEWS.ID | BITUNG – Karate Open Tournament Kajati Sulut Cup V Tahun 2026 Go Jukai Indonesia Pengda Sulut resmi berakhir setelah berlangsung selama tiga hari di GOR Dua Sudara, Kota Bitung, Minggu (13/9/2026).

Ketua Umum Pengurus Karate-do Gojukai Komda Sulut yang juga menjabat Ketua Umum secara ex officio, Plt. Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Dr. Fery Tas, SH, M.Hum, M.Si, secara resmi menutup rangkaian kejuaraan tersebut.

Fery Tas menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, pimpinan kontingen, dewan wasit, juri, perangkat pertandingan, tim medis, dan panitia yang telah mendukung kelancaran turnamen.

Ia mengatakan, kompetisi karate tidak semata-mata bertujuan memperebutkan piala, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter, kedisiplinan, keberanian, sportivitas, dan semangat pantang menyerah.

“Kompetisi adalah cermin dari latihan keras yang telah kalian jalani. Dalam setiap pertandingan, pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Namun, esensi sejati dari karate bukan sekadar membawa pulang piala,” ujar Fery Tas dalam sambutannya.

Ia mengucapkan selamat kepada para atlet yang berhasil meraih juara. Menurutnya, prestasi tersebut harus menjadi pelecut semangat untuk terus berlatih dan tetap rendah hati.

“Mempertahankan prestasi akan jauh lebih menantang daripada meraihnya,” katanya.

Sementara bagi atlet yang belum berhasil menjadi juara, Fery Tas berpesan agar tidak menjadikan hasil pertandingan sebagai alasan untuk menyerah. Ia meminta para karateka menjadikan pengalaman tersebut sebagai bahan evaluasi untuk kembali lebih kuat.

“Dalam filosofi karate, musuh terbesar bukanlah orang lain, melainkan rasa takut dan menyerah di dalam diri kita sendiri. Kegagalan hari ini adalah awal dari kemenangan di masa depan, asalkan kalian tidak berhenti melangkah,” tuturnya.

Fery Tas juga mengapresiasi sportivitas dan semangat Bushido yang ditunjukkan para peserta selama bertanding. Menurutnya, para atlet telah memperlihatkan ketangguhan sekaligus sikap saling menghormati sebagai sesama karateka.

Ia berharap keberhasilan pelaksanaan Kajati Sulut Cup V 2026 menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga karate di Sulawesi Utara. Penyelenggaraan turnamen secara berkelanjutan dinilai penting untuk membuka ruang bagi atlet mengembangkan kemampuan sekaligus melahirkan bibit-bibit karateka berprestasi.

“Keberhasilan penyelenggaraan kejuaraan ini merupakan bukti bahwa kita memiliki potensi atlet dan ekosistem karate yang sangat luar biasa di Sulawesi Utara,” ucapnya.

Fery Tas turut menyampaikan terima kasih untuk Pengurus Daerah Karate-Do Go Jukai Indonesia Sulawesi Utara, dewan guru, para senior, pelatih, keluarga besar Go Jukai, FORKI Pusat, FORKI Provinsi Sulawesi Utara, serta seluruh pihak yang memberikan dukungan.

“Apresiasi juga saya sampaikan kepada jajaran Forkopimda dan Pemerintah Kota Bitung, khususnya Wali Kota Bitung Hengky Honandar, atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sehingga turnamen dapat terlaksana di GOR Dua Sudara,” kata dia.

Menutup sambutannya, Fery Tas berpesan kepada seluruh atlet agar terus berlatih, menjunjung tinggi sportivitas, menghormati sesama, dan menjadikan pengalaman dari kejuaraan tersebut sebagai bekal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.

“Ke depan, penyelenggara berharap semakin banyak kejuaraan serupa yang digelar secara berkelanjutan sebagai wadah pengembangan kemampuan dan peningkatan prestasi atlet karate di Sulawesi Utara,” pungkasnya. (Sman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *