boltara
OLAHRAGA

Drama Adu Penalti Warnai Piala Dunia 2026: Jerman dan Belanda Tersingkir, Maroko serta Paraguay Melaju ke 16 Besar

×

Drama Adu Penalti Warnai Piala Dunia 2026: Jerman dan Belanda Tersingkir, Maroko serta Paraguay Melaju ke 16 Besar

Sebarkan artikel ini
Dua kekuatan sepak bola Eropa, Jerman dan Belanda, harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat setelah sama-sama kalah dramatis melalui adu penalti.

DOTNEWS.ID | SPORT – Babak 32 besar Piala Dunia 2026 menghadirkan kejutan besar. Dua kekuatan sepak bola Eropa, Jerman dan Belanda, harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat setelah sama-sama kalah dramatis melalui adu penalti pada Selasa (30/6/2026).

Kekalahan tersebut menjadi pukulan telak bagi kedua tim yang sejak awal dijagokan melangkah jauh di turnamen. Sebaliknya, Paraguay dan Maroko sukses menciptakan sensasi dengan memastikan tiket ke babak 16 besar.

Paraguay Akhiri Rekor Jerman Lewat Drama Penalti

Jerman dipaksa menyerah oleh Paraguay setelah pertandingan di Stadion Boston, Foxborough, berakhir imbang 1-1 hingga 120 menit.
Paraguay lebih dulu memimpin melalui sundulan Julio Enciso pada menit ke-42. Jerman merespons di babak kedua lewat gol Kai Havertz pada menit ke-54 yang mengubah skor menjadi 1-1.

Pada babak perpanjangan waktu, Jerman sempat bersorak setelah Jonathan Tah menjebol gawang Paraguay. Namun, gol tersebut dianulir wasit usai tinjauan VAR karena terjadi pelanggaran dalam proses gol.

Laga pun berlanjut ke adu penalti. Di momen inilah Paraguay tampil lebih tenang. Kiper Orlando Gill menjadi pahlawan kemenangan setelah menggagalkan sejumlah tendangan pemain Jerman. Kai Havertz, Nick Woltemade, dan Jonathan Tah gagal menjalankan tugas sebagai algojo sehingga Paraguay menang 4-3 dalam adu penalti.

Hasil tersebut sekaligus mencatat sejarah pahit bagi Jerman. Untuk pertama kalinya dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia putra, Der Panzer harus tersingkir melalui drama adu penalti.

Maroko Hancurkan Harapan Belanda

Di pertandingan lainnya, Belanda juga mengalami nasib serupa saat menghadapi Maroko di Estadio Monterrey (Stadion BBVA).
Tim Oranje sempat berada di ambang kemenangan setelah Cody Gakpo mencetak gol pembuka pada menit ke-72.

Namun, Maroko menunjukkan mental luar biasa. Saat pertandingan memasuki masa injury time, Issa Diop berhasil mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90+1 yang memaksa laga berlanjut ke babak tambahan.

Setelah tidak ada gol tercipta selama extra time, pertandingan ditentukan melalui adu penalti.
Maroko tampil lebih efektif dan menang 3-2. Dari kubu Belanda, hanya Teun Koopmeiners dan Wout Weghorst yang sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor. Sementara Justin Kluivert, Quinten Timber, dan Crysencio Summerville gagal menaklukkan penjaga gawang Maroko.

Kekalahan tersebut sekaligus memperpanjang catatan buruk Belanda dalam adu penalti di Piala Dunia. Setelah disingkirkan Argentina melalui adu penalti pada perempat final edisi 2022, kali ini langkah De Oranje kembali terhenti dengan cara yang sama, bahkan lebih cepat di babak 32 besar.

Tersingkirnya Jerman dan Belanda menjadi bukti bahwa Piala Dunia 2026 penuh dengan kejutan. Paraguay dan Maroko kini melaju ke babak 16 besar dengan kepercayaan diri tinggi, sementara dua raksasa Eropa harus pulang lebih awal dengan meninggalkan kekecewaan mendalam.(dts)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *