DOTNEWS.ID | HOUSTON – Laga babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Brasil dan Jepang di NRG Stadium, Houston, diprediksi menjadi pertarungan sengit antara ketajaman lini serang Selecao dan disiplin pertahanan Samurai Biru.
Timnas Brasil datang dengan modal impresif setelah tampil dominan pada fase grup. Pasukan Carlo Ancelotti menunjukkan agresivitas tinggi dengan mencetak tujuh gol tanpa kebobolan setelah hasil imbang di laga pembuka. Duet Vinícius Júnior dan Matheus Cunha menjadi ancaman utama bagi lini belakang Jepang.
Ketajaman serangan Brasil diyakini akan menguji konsentrasi para pemain bertahan Jepang sepanjang pertandingan. Sedikit saja kehilangan fokus, Selecao memiliki kualitas untuk mengubah peluang menjadi gol.
Moriyasu Andalkan Organisasi Pertahanan
Meski menghadapi tim bertabur bintang, Jepang memiliki modal penting dari pertemuan sebelumnya. Di bawah asuhan Hajime Moriyasu, Samurai Biru pernah mencatat kemenangan bersejarah 3-2 atas Brasil setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol.
Moriyasu dikenal menerapkan organisasi pertahanan yang sangat disiplin. Jepang kerap menggunakan formasi fleksibel 3-4-2-1 atau 3-4-3 yang mampu berubah dengan cepat sesuai situasi pertandingan.
Para bek Jepang menjaga kedalaman dengan baik dan berusaha menutup ruang di area berbahaya. Selain itu, rotasi posisi antarpemain berjalan cair sehingga tim dapat beralih dari bertahan ke menyerang tanpa perubahan taktik yang drastis.
Duel Taktik Menarik
Pertandingan ini diprediksi bukan hanya soal kualitas individu, tetapi juga adu strategi antara Carlo Ancelotti dan Hajime Moriyasu.
Brasil akan mengandalkan tekanan tinggi dan kreativitas para penyerangnya, sedangkan Jepang berupaya mempertahankan disiplin organisasi serta memaksimalkan serangan balik cepat.
Jika lini belakang Jepang mampu bermain tanpa celah seperti pada pertemuan sebelumnya, peluang untuk kembali memberi kejutan kepada Brasil tetap terbuka. Namun, menghadapi agresivitas Vinícius Júnior dan Matheus Cunha selama 90 menit jelas menjadi tantangan besar bagi Samurai Biru dalam perebutan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.(dts)














