boltara
DAERAH

Air Bersih Tak ada, Janji Developer Dipertanyakan!

×

Air Bersih Tak ada, Janji Developer Dipertanyakan!

Sebarkan artikel ini
Foto : Ilustrasi

DOTNEWS.ID | BITUNG – Warga Perumahan Nusantara Indah Lestari, Danowudu, Kota Bitung, mulai gerah. Hampir dua tahun sejak melakukan akad pembelian rumah, kebutuhan dasar berupa air bersih yang disebut-sebut menjadi bagian dari fasilitas perumahan hingga kini belum terealisasi sebagaimana yang diharapkan.

Kekecewaan warga mengarah kepada pihak pengembang, PT Makmur Indoraya, yang dinilai belum menepati komitmen terkait penyediaan air bersih di kawasan tersebut.

Salah satu warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengungkapkan, sejak awal calon pembeli mendapat informasi bahwa kawasan perumahan akan dilengkapi jaringan air bersih.

“Awalnya kami yakin akan ketersediaan air bersih sesuai yang dijanjikan karena jaringan pipa sudah ada di rumah-rumah. Faktanya, kami termakan janji palsu dari developer yang katanya ada air bersih di seluruh kawasan perumahan,” ungkap warga, Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, pengembang sempat menyampaikan solusi penyediaan air melalui sumur bor. Namun, rencana tersebut tak kunjung terealisasi.

“Mengandalkan sumur bor tapi tidak terlaksana, begitu juga dengan kerja sama pengembang dengan PDAM hingga kini belum terwujud,” katanya.

Bagi warga, persoalan ini bukan sekadar soal fasilitas tambahan. Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang menyangkut langsung kehidupan sehari-hari penghuni perumahan.

Karena itu, warga mendesak pengembang tidak lagi memberikan janji atau rencana yang tidak jelas, tetapi segera memberikan solusi konkret.

“Developer jangan tipu kami yang sudah terlanjur akad dan tinggal di perumahan,” tegasnya.

Jalan Rusak hingga Penerangan Disorot

Keluhan warga ternyata tidak berhenti pada persoalan air bersih. Sejumlah fasilitas lingkungan di kawasan Perumahan Nusantara Indah Lestari juga ikut disorot. Kondisi jalan disebut telah mengalami kerusakan cukup parah, sementara penerangan jalan di kawasan perumahan juga dinilai belum memadai.

Warga mempertanyakan perhatian pengembang terhadap fasilitas dasar tersebut karena berkaitan erat dengan kenyamanan, keamanan dan kualitas hidup penghuni.

Tak hanya itu, warga juga mempertanyakan promosi yang pernah disampaikan kepada calon pembeli.

Menurut warga, terdapat promosi bagi 10 pembeli pertama yang lolos akad, berupa door prize dengan hadiah utama sepeda motor. Namun hingga kini, warga mengaku belum melihat realisasi hadiah tersebut.

“Jangankan hadiah, air bersih saja tidak terpenuhi,” sentil warga.

Keluhan tersebut mencerminkan kekecewaan penghuni terhadap sejumlah fasilitas dan promosi yang menurut mereka belum sesuai dengan harapan ketika membeli dan menempati rumah di kawasan tersebut.

Pemkot Bitung: Air Bersih Tanggung Jawab Developer

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Bitung, Mex Iver Mapahena SIP MSi, menegaskan bahwa kebutuhan primer dalam kawasan perumahan merupakan tanggung jawab pengembang.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Pengembang wajib menyediakannya untuk memenuhi kebutuhan primer dalam sebuah kawasan perumahan,” tegas Mex saat dihubungi.

Mex juga menyatakan akan menyeriusi aduan masyarakat tersebut dengan segera menghubungi, bahkan memanggil pihak pengembang.

Langkah itu diharapkan dapat mendorong penyelesaian persoalan sehingga penghuni Perumahan Nusantara Indah Lestari tidak terus-menerus dibebani persoalan kebutuhan dasar yang semestinya sudah tersedia.

Hingga berita ini dirangkum, PT Makmur Indoraya selaku pengembang belum berhasil dikonfirmasi terkait keluhan warga mengenai air bersih, kerusakan jalan, penerangan kawasan maupun persoalan promosi door prize.

Warga kini menunggu satu hal: bukan lagi janji, tetapi bukti dan kepastian. (Sman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *