DOTNEWS.ID | BITUNG — Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara terus menggenjot perbaikan ruas Jalan Manado-Bitung, khususnya di wilayah Kecamatan Madidir, Kota Bitung, yang selama ini dikeluhkan pengguna jalan.
Perbaikan dilakukan melalui pekerjaan rekonstruksi sepanjang kurang lebih 700 meter. Proyek tersebut mencakup pembenahan pondasi hingga pelapisan permukaan jalan menggunakan aspal.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 BPJN Sulawesi Utara, Steven Hendrik Dotulong, ST., MT., mengatakan pekerjaan tersebut sebenarnya memiliki masa kontrak hingga Desember 2026. Namun, pihaknya menargetkan pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat, paling lambat awal Oktober.
“Ini pekerjaan rekonstruksi sepanjang kurang lebih 700 meter. Pekerjaannya perbaikan pondasi sampai lapis permukaan diaspal. Waktu sesuai kontrak sampai Desember, tapi pekerjaan itu paling lambat awal Oktober selesai,” kata Steven saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (1/9/2026).
Perbaikan ini mendapat respons positif dari masyarakat, terutama para pengguna jalan yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Rian, salah seorang pengguna jalan, menyampaikan apresiasi kepada BPJN Sulawesi Utara karena telah menindaklanjuti kondisi ruas jalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.
“Tentunya kami sebagai sopir yang sehari-hari melintas di jalan itu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak BPJN yang sudah bekerja. Ini merupakan perhatian nyata kepada masyarakat Kota Bitung,” ujarnya.
Namun, di tengah berlangsungnya pekerjaan, Rian mengimbau para pengemudi dan pengguna jalan lainnya agar lebih berhati-hati ketika melintasi kawasan yang sedang dalam proses perbaikan.
“Bagi teman-teman sopir dan pengguna jalan lainnya agar perlahan-lahan melintasi jalan yang sedang dalam perbaikan agar tidak terjadi kecelakaan,” pintanya.
Selain itu, ia meminta pengguna jalan, terutama kendaraan bertonase besar, tidak terburu-buru melintasi jalan yang baru selesai diaspal.
Menurutnya, diperlukan waktu agar proses pengerasan permukaan jalan benar-benar maksimal. Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas dan usia jalan, mengingat tingginya mobilitas kendaraan bertonase besar di Kota Bitung.
“Kalau aspalnya sudah selesai, saya minta kepada pengguna jalan, khususnya kendaraan bertonase besar, agar jangan langsung melintas sebelum progres pengerasan maksimal. Agar supaya jalan tersebut bisa bertahan lama, karena di Kota Bitung banyak kendaraan bertonase besar yang lalu-lalang. Ini demi kepentingan kita bersama,” pungkasnya.
Perbaikan ruas Jalan Manado-Bitung di kawasan Madidir diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperkuat kualitas infrastruktur transportasi yang menjadi salah satu jalur utama aktivitas masyarakat dan distribusi barang di Kota Bitung. (Sman)














