DOTNEWS.ID | BITUNG – Patroli cipta kondisi Team Tarsius Presisi Polres Bitung kembali membuahkan hasil. Seorang remaja diamankan petugas setelah diduga kedapatan membawa senjata tajam jenis panah wayer di Kompleks Nabati, Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa, Kota Bitung.
Remaja tersebut diamankan saat Team Tarsius melaksanakan patroli pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 02.30 WITA.
Patroli dipimpin Katim Team Tarsius Presisi, Aipda Angky Koagow, sebagai bagian dari upaya kepolisian mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan.
Saat melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pemuda yang berada di lokasi, beberapa orang disebut berusaha melarikan diri.
Personel Team Tarsius kemudian melakukan pengejaran. Dalam pengejaran tersebut, petugas melihat seorang pemuda yang diduga membawa senjata tajam jenis panah wayer.
Pemuda tersebut diduga sempat membuang senjata yang dibawanya ketika berusaha melarikan diri. Namun, kesigapan personel membuat yang bersangkutan berhasil diamankan.
Petugas kemudian menemukan dan mengamankan barang bukti berupa dua bilah panah wayer serta satu buah pelontar panah wayer.
Remaja tersebut bersama barang bukti selanjutnya dibawa ke Mako Polres Bitung untuk menjalani pemeriksaan serta proses hukum lebih lanjut.
Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Ahmad Anugrah, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kepolisian akan terus meningkatkan patroli cipta kondisi, terutama di wilayah dan waktu yang dinilai rawan.
“Kami terus melakukan patroli cipta kondisi, khususnya pada jam-jam rawan, sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas. Terkait peristiwa ini, kami akan melakukan pendalaman dan penanganan sesuai prosedur serta ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Kasat Reskrim.
Ia juga mengingatkan pentingnya keterlibatan keluarga dalam mengawasi aktivitas anak dan remaja, terutama ketika berada di luar rumah pada malam hingga dini hari.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda. Peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam memberikan pengawasan serta pembinaan agar anak-anak tidak terjerumus dalam tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tambahnya.
Menurut kepolisian, patroli semacam ini akan terus dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat Kota Bitung.
Polres Bitung juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
Sementara itu, perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan pendalaman oleh penyidik Polres Bitung. Status hukum serta langkah selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan fakta-fakta yang ditemukan dalam proses penyelidikan. (Sman)














