boltara
DAERAH

DPRD Bitung Ramai-ramai ke Jakarta, ‘Perjadin Jilid II’ Disorot Berpotensi Korupsi

×

DPRD Bitung Ramai-ramai ke Jakarta, ‘Perjadin Jilid II’ Disorot Berpotensi Korupsi

Sebarkan artikel ini
Kantor DPRD Kota Bitung

DOTNEWS.ID | BITUNG  – Ditengah efesiensi anggaran di seluruh daerah kini sorotan publik tertuju pada aktivitas perjalanan dinas (perjadin) anggota DPRD Kota Bitung yang kembali dilakukan secara serentak ke Jakarta dan sekitarnya.

Kondisi ini memicu kritik keras dari berbagai kalangan, termasuk aktivis yang menilai kegiatan tersebut berpotensi pemborosan anggaran hingga dugaan praktik korupsi terselubung.

Informasi yang dihimpun pada Rabu (8/4/2026), hampir seluruh legislator Kota Bitung diketahui bertolak ke luar daerah sejak Selasa sore. Akibatnya, suasana Kantor DPRD Kota Bitung tampak lengang, hanya menyisakan beberapa staf sekretariat.

Seorang sumber internal DPRD yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa rombongan anggota dewan tersebut berangkat ke wilayah DKI Jakarta, Bekasi, hingga Bandung.

“Iya, sejak Selasa sore sebagian besar anggota DPRD terbang ke Jakarta dan sekitarnya. Perjalanan seperti ini bahkan disebut rutin dilakukan,” ungkap sumber tersebut.

Kondisi ini menjadi semakin disorot karena bertolak belakang dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan efisiensi anggaran, termasuk pembatasan perjalanan dinas, kegiatan seremonial, serta pengeluaran yang tidak produktif.

Ironisnya, di saat yang sama, Sulawesi Utara tengah menggelar agenda besar perayaan Paskah yang dihadiri utusan Presiden, Hashim Djojohadikusumo, di Manado. Namun sebagian besar legislator Bitung justru memilih berada di luar daerah.

Aktivis pemerhati kebijakan publik, Sanny Kakauhe, menilai fenomena ini sebagai “Perjadin Jilid II” yang berpotensi mengarah pada penyalahgunaan anggaran.

“Jika tidak ada transparansi dan output yang jelas, maka patut diduga kegiatan ini hanya menjadi modus pemborosan anggaran, bahkan berpotensi korupsi,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Sekertaris Dewan, Albert Sarese ketika dikonfirmasi oleh media ini belum memberikan penjelasan terkait tujuan, agenda, maupun hasil yang diharapkan dari perjalanan dinas tersebut. (Sman).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *