DOTNEWS.ID | BITUNG – Keluhan masyarakat terkait kepulan asap tebal di sebuah gudang Kelurahan Madidir, pada Kamis malam tanggal 11 September 2026 tepatnya di dekat SMA Negeri 2 Bitung, mendapat respons Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Bitung, Olha Banua.
Olha mendatangi lokasi tersebut pada Senin siang (14/9/2026) untuk memastikan langsung sumber asap yang dikeluhkan warga.
Dari hasil peninjauan, Olha menjelaskan bahwa asap tebal di dalam gudang berasal dari aktivitas pembakaran tempurung.
“Hanya pembakaran tempurung saja, karena gudang tersebut tertutup sehingga asap tersebut terkumpul karena ruang udara kurang,” kata Olha.
Menurutnya, kondisi gudang yang tertutup membuat asap hasil pembakaran terperangkap dan terlihat mengepul tebal.
Olha menegaskan, FKDM memiliki tanggung jawab merespons setiap laporan masyarakat, terutama ketika menyangkut potensi gangguan keamanan, ketertiban, maupun kondisi yang dapat menimbulkan keresahan.
“Fungsi kami sebagai mata dan telinga masyarakat. Kalau ada masyarakat yang melaporkan, kami harus segera merespons cepat melakukan pencegahan,” ujarnya.
Ia mengatakan, turun langsung ke lapangan menjadi langkah penting agar setiap informasi yang diterima tidak hanya berhenti sebagai laporan, tetapi dapat diverifikasi berdasarkan kondisi sebenarnya.
Peninjauan tersebut sekaligus menjadi bentuk respons cepat FKDM Kota Bitung dalam menindaklanjuti keluhan warga di wilayah Madidir. (Sman)














