DOTNEWS.ID Bolmut – Memasuki ramadan 1446 Hijiriah, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Dr. H. Abdul Nazarudin Maloho, S.Pd.,M.Si tinjau harga Bahan Pokok (Bapok) di pasar Boroko, Selasa, (11/2/2025).
Tinjauan harga jelang Ramadhan ini, Pj. Sekda didampingi Kadis Perdagangan Dra. Leida Pontoh, M.Si, Kadis Perhubungan Sri Wahyuni Pontoh, S.Sos, Plt. Kaban Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, Aroman Talibo, S.Pt, Plt. Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Dr. Ir. Saeroji, M.Si dan para jajaran pemerintah lainnya.
Dikesempatan ini juga, Sekda sembari bercengkrama langsung dengan para pedagang dan pembeli di pasar Boroko terkait perkembangan harga sembako yang biasanya naik jelang Bulan Ramadhan.
Hasil dari tinjauan ini didapati bahwa stok Sembako masih terbilang stabil atau terpenuhi serta harga pun masih terjangkau dan normal.
“Sementara di tiga minggu jelang ramadan stok masih aman dan harga pun masih terjangkau walaupun ada kenaikan sedikit pada harga penjualan sembako lainnya berupa bawang merah dan cabai nerah,” ujarnya.
Selanjutnya, Kepala Dinas Perdagangan Leyda Pontoh menyatakan sedang terus memantau perkembangan harga di sembilan pasar yang ada di Kabupaten Bolmut ini, hingga Pemerintah Kabupaten bisa mengambil langkah tepat dalam menyiasatinya.
“Hari ini kami berada di pasar pusat kabupaten di Boroko serta memantau perkembangan seluruh pasar tradisional yang ada di Bolmut,” katanya
Semetara itu salah satu pedagang sembako Rini Tonote mengatakan kenaikan harga pada bawang merah yang sebelumnya di Januari dengan harga 30.000 rupiah per kilogram kini minggu kedua Bulan Februari ada dikisaran 35.000 hingga 40.000 rupiah dan cabai merah yang 25.000 rupiah kini di kisaran mendekati 50.000 rupiah.
“Harga sembako lainnya masih tetap sama, yang sedikit naik hanya bawang merah dan cabai merah,” tuturnya.(**)















