boltara
PENDIDIKAN

Kadis Dikda Sulut Jahja Rondonuwu Buka Ruang Kolaborasi: Wartawan Jadi Mitra Majukan Pendidikan

×

Kadis Dikda Sulut Jahja Rondonuwu Buka Ruang Kolaborasi: Wartawan Jadi Mitra Majukan Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Drs. Jahja Rondonuwu, M.Si (kiri) saat serah terima jabatan Kadis Pendidikan Sulut dari Dr. Femmy Suluh yang dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sulut, Dr. Fransiscus Manumpil.

DOTNEWS.ID | MANADO – Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulawesi Utara, Drs. Jahja Paulus Rondonuwu, M.Si., menegaskan pentingnya membangun kemitraan luas dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di Sulawesi Utara.

Jahja menyebut kolaborasi tidak hanya dibutuhkan bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah, tetapi juga dengan lembaga pendidikan, tenaga pendidik, hingga kalangan wartawan sebagai mitra strategis dalam menyampaikan berbagai informasi pendidikan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Jahja kepada Jurnalis Sumikolah Dikda Sulut melalui sambungan suara WhatsApp, Kamis (6/8/2026), usai mengikuti serah terima jabatan Kepala Dikda Sulut dari Dr. Femmy Suluh, M.Si. di Aula Dikda Sulut.

“Kita harus berkolaborasi dengan semua pihak, termasuk wartawan, untuk memajukan kualitas pendidikan di Sulawesi Utara menuju visi Sulut Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan,” ujar Jahja.

Jahja Rondonuwu Resmi Pimpin Dikda Sulut

Jahja Rondonuwu resmi dipercaya memimpin Dinas Pendidikan Daerah Sulut setelah dilantik Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus pada Rabu (5/8/2026). Ia menggantikan Femmy Suluh yang kini mendapat amanah sebagai Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Utara.

Sebelum dipercaya sebagai Kadis Dikda Sulut, Jahja memiliki pengalaman di lingkungan pemerintahan daerah. Ia pernah menjabat Kepala Bagian Persidangan Sekretariat DPRD Sulut serta Kepala Bagian Humas Pemerintah Daerah Sulut.

Pengalaman tersebut menjadi modal dalam membangun komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, terutama dalam menjalankan tugas di sektor pendidikan yang memiliki cakupan sangat luas.

Gandeng Kemendikdasmen hingga 15 Kabupaten dan Kota

Menurut Jahja, penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat melalui jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjadi salah satu kunci dalam mempercepat berbagai program pendidikan di Sulawesi Utara.

Ia menilai sinergi dengan unit-unit Kemendikdasmen di daerah, seperti Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK), dan Balai Bahasa, perlu terus diperkuat.

Koordinasi juga harus berjalan optimal dengan Dinas Pendidikan di 15 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara agar berbagai kebijakan dan program pendidikan dapat dilaksanakan secara selaras.

“Saya mengharapkan kolaborasi dan masukan dari berbagai pihak termasuk wartawan untuk terus memajukan pendidikan di Sulawesi Utara,” ungkapnya.

Siapkan Dialog Bersama Wartawan Pendidikan

Tak hanya mendorong kolaborasi antarlembaga, Jahja juga berencana membuka ruang komunikasi yang lebih intensif bersama wartawan yang selama ini fokus meliput sektor pendidikan.

Ia menilai media massa memiliki peran penting dalam menyebarluaskan informasi mengenai program, kebijakan, inovasi, prestasi, maupun berbagai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan.

Dengan pengalaman sebelumnya di bidang kehumasan, Jahja menyatakan siap membangun komunikasi yang terbuka dengan insan pers.

“Banyak tugas kita yang membutuhkan dukungan media massa,” pungkasnya.

Semangat kolaborasi tersebut diharapkan menjadi fondasi kepemimpinan baru Dikda Sulut dalam menghadapi kompleksitas persoalan pendidikan sekaligus mempercepat pencapaian visi Sulut Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.(fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *