PEMERINTAH Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terus memperkuat langkah strategis dalam menyiapkan pembangunan kawasan transmigrasi yang terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyusunan Rencana Kawasan Terpadu (RKT) Binadow Sejalan.

Komitmen itu ditandai dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Kawasan Terpadu Binadow Sejalan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda), dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS., mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bolmut, Rabu (4/11/2026), di Aula BPKPD.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi, serta menyelaraskan berbagai program lintas sektor guna menghasilkan dokumen perencanaan kawasan yang tidak hanya komprehensif, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan dan potensi riil masyarakat Binadow Sejalan.
Dalam sambutannya, Sekda Jusnan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam proses penyusunan RKT tersebut. Menurutnya, perencanaan kawasan transmigrasi membutuhkan pendekatan terpadu dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari potensi wilayah, pengembangan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat hingga penguatan sektor ekonomi produktif.

Ia menegaskan, penyusunan RKT Binadow Sejalan merupakan langkah strategis untuk membangun kawasan transmigrasi yang memiliki arah pengembangan jelas, mandiri, dan berkelanjutan.
“Kawasan Binadow memiliki potensi besar. Melalui perencanaan yang matang dan terpadu, kita ingin Binadow Sejalan menjadi model kawasan transmigrasi yang berhasil dan memberikan dampak ekonomi bagi daerah,” ungkap Jusnan.
Lebih lanjut, ia berharap FGD ini dapat menjadi ruang kolaborasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menghimpun masukan, memperkaya data, sekaligus menyelaraskan program pembangunan antarsektor.

Dengan demikian, dokumen RKT yang dihasilkan nantinya tidak sekadar menjadi dokumen administratif, melainkan menjadi pedoman pembangunan yang implementatif, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Untuk mempertajam substansi perencanaan, kegiatan tersebut turut menghadirkan narasumber dari pemerintah pusat dan kalangan akademisi. Keterlibatan kedua unsur ini diharapkan mampu memberikan perspektif teknis, akademis, serta arah kebijakan yang relevan dalam pengembangan kawasan transmigrasi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, perwakilan Direktorat Perencanaan Perwujudan Kawasan Transmigrasi bersama jajaran Tim Kementerian Transmigrasi, Kepala Pusat Kajian Puspertrantas beserta jajaran Tim Universitas Gadjah Mada (UGM), Kepala ATR/BPN Bolmut, Kepala Dinas Nakertrans, Sekretaris Dinas PUTR, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Melalui penyusunan RKT Binadow Sejalan, Pemkab Bolmut berharap terbangun fondasi perencanaan kawasan transmigrasi yang semakin terarah, dengan sinergi lintas sektor sebagai kekuatan utama dalam mendorong pengembangan wilayah dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat.(advetorial)















