DOTNEWS.ID | GORONTALO – Kontingen Sulawesi Utara mencatatkan prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Provinsi Gorontalo pada 20–25 Juni 2026.
Sebanyak 1.754 petani dan nelayan dari Sulawesi Utara hadir sebagai peserta dalam kegiatan nasional tersebut. Jumlah tersebut menjadikan Sulut sebagai kontingen peserta terbanyak dari seluruh provinsi di Indonesia.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia serta Pemerintah Provinsi Gorontalo. Bahkan, Sulawesi Utara menerima penghargaan (reward) khusus dari Kementerian Pertanian RI atas tingginya tingkat partisipasi petani dalam PENAS 2026.
Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Gallang, yang mendampingi rombongan petani Sulut di Gorontalo, mengatakan tingginya antusiasme petani mengikuti PENAS merupakan cerminan semangat pelaku pertanian dalam meningkatkan kapasitas dan memperluas jejaring usaha.
Menurutnya, kehadiran ribuan petani Sulut menjadi bukti bahwa sektor pertanian terus mendapat perhatian dan dukungan yang kuat dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus.
“Partisipasi yang sangat besar ini menunjukkan semangat para petani untuk terus belajar, berkembang, dan berkontribusi bagi kemajuan sektor pertanian daerah,” ujar Tahlis.
Kepala Dinas Pertanian Daerah Provinsi Sulut, Nova Pangemanan, menambahkan bahwa jumlah 1.754 peserta dari Sulut menjadi catatan tersendiri dalam pelaksanaan PENAS 2026.
Menurut Nova, tingginya kehadiran petani Sulut tidak lepas dari kepercayaan dan optimisme masyarakat tani terhadap berbagai program pembangunan pertanian yang terus didorong pemerintah daerah.
“Kementerian Pertanian RI memberikan apresiasi kepada Sulawesi Utara sebagai kontingen peserta terbanyak. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pembangunan sektor pertanian,” kata Nova.
Selain menjadi ajang peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertanian, kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah juga memberikan dampak ekonomi positif bagi Provinsi Gorontalo sebagai tuan rumah.
Sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut merasakan peningkatan aktivitas ekonomi selama pelaksanaan PENAS berlangsung.
Melalui keikutsertaan dalam PENAS 2026, para petani Sulawesi Utara diharapkan dapat membawa pulang berbagai inovasi, pengetahuan, dan pengalaman baru yang dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani di daerah.
Prestasi sebagai kontingen terbesar sekaligus penerima penghargaan dari Kementerian Pertanian RI semakin mempertegas komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(**)














