DOTNEWS.ID | SPORT – Duel sarat sejarah akan tersaji pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 saat Timnas Prancis berhadapan dengan Timnas Paraguay. Pertandingan ini menjadi pertemuan ketiga kedua negara di ajang Piala Dunia, dengan Prancis datang membawa rekor sempurna atas wakil Amerika Selatan tersebut.
Secara historis, Les Bleus selalu berhasil menaklukkan Paraguay di putaran final Piala Dunia. Pertemuan pertama terjadi pada fase grup Piala Dunia 1958 ketika Prancis menang telak 7-3. Laga tersebut dikenang berkat penampilan luar biasa Just Fontaine yang mencetak hat-trick dan kemudian menjadi pencetak gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia.
Empat dekade kemudian, keduanya kembali bertemu pada babak 16 besar Piala Dunia 1998 di Prancis. Saat itu Paraguay memberikan perlawanan sengit hingga memaksa pertandingan berlangsung hingga babak tambahan waktu. Gol Laurent Blanc pada menit ke-114 melalui skema Golden Goal akhirnya memastikan kemenangan tipis 1-0 bagi tuan rumah sekaligus mengakhiri perjuangan heroik kiper legendaris José Luis Chilavert.
Prancis Datang dengan Performa Meyakinkan
Menghadapi Paraguay kali ini, Prancis tampil sebagai salah satu kandidat kuat juara. Pasukan Didier Deschamps menyapu bersih tiga pertandingan fase grup untuk keluar sebagai juara Grup I setelah mengalahkan Senegal, Irak, dan Norwegia.
Performa impresif itu berlanjut di babak 32 besar ketika mereka menundukkan Swedia dengan skor meyakinkan 3-0.
Lini serang Prancis menjadi salah satu yang paling tajam sepanjang turnamen. Kylian Mbappé memimpin daftar pencetak gol sementara dengan enam gol, sementara Michael Olise tampil gemilang sebagai kreator serangan dengan koleksi lima assist. Kecepatan Ousmane Dembélé dan Bradley Barcola semakin membuat lini depan Les Bleus sulit dihentikan.
Paraguay Bermodal Semangat dan Pertahanan Kokoh
Di sisi lain, Paraguay melangkah ke babak 16 besar melalui jalur yang jauh lebih berat. Mereka lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik dari Grup D setelah kalah dari Amerika Serikat, menang atas Turki, dan bermain imbang melawan Australia.
Pada babak 32 besar, Paraguay menciptakan kejutan dengan menyingkirkan Jerman melalui drama adu penalti 4-3 setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari penampilan gemilang penjaga gawang Orlando Gill yang menjadi pahlawan setelah menggagalkan penalti lawan. Di bawah racikan pelatih Gustavo Alfaro, Paraguay dikenal memiliki organisasi pertahanan yang disiplin serta efektif memanfaatkan serangan balik.
Harapan di lini depan bertumpu pada talenta muda Julio Enciso, meski kondisi kebugarannya masih menjadi perhatian menjelang pertandingan.
Benturan Dua Filosofi Bermain
Laga ini diprediksi menjadi pertarungan antara dua filosofi sepak bola yang berbeda. Prancis mengandalkan agresivitas menyerang dan kualitas individu para pemain bintangnya, sedangkan Paraguay mengusung pertahanan rapat, kerja sama tim yang solid, dan serangan balik cepat.
Jika mampu mencetak gol lebih dulu, Prancis berpeluang mengendalikan jalannya pertandingan. Namun apabila Paraguay berhasil mempertahankan kedudukan hingga fase akhir laga, peluang menghadirkan kejutan seperti saat menyingkirkan Jerman tetap terbuka.
Prediksi Skor
Melihat kualitas skuad, performa sepanjang turnamen, serta rekor pertemuan yang selalu berpihak kepada Les Bleus, Prancis masih lebih difavoritkan untuk melaju ke perempat final.
Prediksi skor: Prancis 2-0 Paraguay.
Meski demikian, disiplin pertahanan Paraguay diperkirakan akan membuat Prancis harus bekerja keras untuk mengamankan tiket ke babak delapan besar Piala Dunia 2026.(dts)














