DOTNEWS.ID | BITUNG – Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Kota Bitung menggelar rapat perdana pada Kamis (25/6/2026) malam di Monobox Coffee Shop, Bitung. Rapat dipimpin Ketua Caretaker KONI Kota Bitung, Robert Lengkong, SH., MH, bersama seluruh anggota TPP.
Rapat tersebut menghasilkan sejumlah keputusan strategis sebagai landasan pelaksanaan Musorkot KONI Kota Bitung periode 2026–2030. Agenda yang dibahas meliputi tahapan verifikasi cabang olahraga (cabor), mekanisme penjaringan bakal calon Ketua KONI, hingga penyusunan tata tertib persidangan.
Robert Lengkong menjelaskan, fokus utama rapat perdana adalah menyusun mekanisme penjaringan calon Ketua KONI sekaligus memastikan proses verifikasi peserta Musorkot berjalan sesuai aturan. Menurutnya, hanya cabang olahraga yang memiliki legalitas sah yang berhak mengikuti Musorkot dan menggunakan hak suara.
“Peserta Musorkot nantinya adalah cabang olahraga yang telah diverifikasi. Proses verifikasi dilakukan oleh TPP bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bitung serta KONI Kota Bitung agar benar-benar dipastikan siapa pemegang mandat yang sah, baik berdasarkan SK definitif, SK Caretaker maupun surat mandat resmi,” ujar Robert.
Ia menambahkan, apabila ditemukan dualisme kepengurusan pada suatu cabang olahraga, maka penentuan legitimasi akan mengacu pada keputusan induk organisasi cabang olahraga yang diakui dan dikoordinasikan bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bitung.
Tahapan pertama dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni hingga 3 Juli 2026, berupa verifikasi administrasi seluruh cabang olahraga. Hasil verifikasi selanjutnya akan dipublikasikan kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas proses penjaringan.
Setelah proses tersebut selesai, cabang olahraga yang telah dinyatakan sah akan diberikan kesempatan mengusulkan bakal calon Ketua KONI Kota Bitung melalui formulir resmi TPP pada 3 hingga 8 Juli 2026. Selanjutnya, verifikasi administrasi bakal calon dilaksanakan pada 9–10 Juli 2026, sebelum nama-nama calon diumumkan secara resmi pada 10 Juli 2026.
Selain menyusun tahapan penjaringan, TPP juga akan merampungkan tata tertib persidangan dan program kerja KONI yang akan dibagikan kepada seluruh peserta Musorkot. Penyusunan materi persidangan ditargetkan selesai pada 30 Juni 2026.
Robert menegaskan, hingga kini belum ada nama yang dapat dipastikan maju sebagai calon Ketua KONI Kota Bitung karena seluruh tahapan masih berada pada proses awal.
“Kami memberikan kesempatan yang sama kepada siapa saja yang ingin mencalonkan diri. Nanti akan terlihat siapa figur yang memperoleh dukungan nyata dari cabang-cabang olahraga. Saat ini kami belum bisa menyimpulkan siapa calon yang akan maju karena proses penjaringan baru dimulai,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Anggota TPP Vanny Kaunang, SIP mengumumkan bahwa tahapan awal verifikasi administrasi cabang olahraga peserta Musorkot resmi dimulai Jumat, 26 Juni 2026. Seluruh pengurus cabang olahraga yang resmi di Kota Bitung diimbau segera melengkapi seluruh persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Menurut Vanny, proses verifikasi merupakan tahapan penting untuk memastikan legalitas setiap cabang olahraga yang akan mengikuti Musorkot.
“Hanya cabor yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan dinyatakan sah yang akan memperoleh hak mengusulkan calon Ketua KONI Kota Bitung sekaligus menggunakan hak suara dalam Musorkot,” ujar Kaunang.
Karena itu, kata Kaunang, TPP meminta seluruh pengurus cabang olahraga memanfaatkan masa verifikasi yang berlangsung hingga 3 Juli 2026 dengan melengkapi seluruh dokumen yang dibutuhkan.
“Langkah tersebut diharapkan mampu menjamin pelaksanaan Musorkot berlangsung tertib, transparan, demokratis, serta sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI, sehingga menghasilkan kepemimpinan baru yang memiliki legitimasi kuat dari seluruh insan olahraga di Kota Bitung,” pungkasnya. (Sman)














