boltara
DAERAH

Sirajudin : Pimpinan OPD Harus Inovatif, Siapkan Proposal dan Paparkan, Terbaik Itu Yang Akan Saya Pakai

×

Sirajudin : Pimpinan OPD Harus Inovatif, Siapkan Proposal dan Paparkan, Terbaik Itu Yang Akan Saya Pakai

Sebarkan artikel ini
Bupati Bolmut Dr Sirajudin Lasena SE MEc Dev.

DOTNEWS.ID Bolmut – Seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut, dituntut harus inovatif.

Hal itu tentunya untuk menunjang realisasi program Bupati dan Wakil Bupati Bolmong Utara (Bolmut), Dr Sirajudin Lasena-Aditya Pontoh lima tahun kedepan.

Hal ini sebagaimana ditegaskan Bupati Sirajudin Lasena, saat melaksanakan rapat bersama pimpinan OPD, di ruang kerjanya baru-baru ini.

“Pimpinan OPD sebagai motor penggerak dalam menjalankan program pemerintahan dituntut harus inovatif,” kata Sirajudin.

Atas dasar itu, dia meminta agar para pimpinan OPD harus membuat proposal atau perencanaan kinerja bedasarkan terget capai tahunan.

“Saya minta pimpinan OPD siapkan proposal dan paparkan kepada saya, mana yang terbaik itu yang akan saya pakai,” tegasnya.

Langkah ini diambil agar seluruh perangkat daerah tidak hanya menjalankan program rutin di setiap tahun anggara berjalan.

“Setiap tahun pemerintah daerah harus ada progres peningkatan di semua aspek. Tidak hanya stagnan menjalan program rutin setiap tahun anggaran,” tukasnya.

Sementara itu, salah satu pemerhati Bolmut, Arifin Bolota kepada wartawan ini mengatakan, sebagai birokrat, pimpinan OPD merumuskan visi misi baik sebagai kebijakan 5 tahunan di daerah melalui dokumen RPJMD dan mengeksekusinya dalam RKPD tahunan.

“Birokrat tidak hanya sebagai
perencana, namun menjadi eksekutor profesional. Pengalaman panjang tentunya harus menjadi modal sebagai seorang birokrat,” ujarnya

Dia menambahkan, pun selain memiliki pengalaman birokrasi, prinsip loyalitas wajib dikedepankan. Jika tidak terbangun keselarasan antara bupati dan pejabat birokrasi, maka akan menghambat penyelenggaraan pemerintahan.

“Nah, birokrat harus selaras dengan pimpinan. Jika sebaliknya maka berjalannya alur pemerintahan bisa terhambat,” tutup Arifin.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *