boltara
DAERAH

Tomohon International Flower Festival 2026 Dibuka, Gubernur Sulut Sorot Dampak Ekonomi Rp 840 Juta bagi Petani Lokal

×

Tomohon International Flower Festival 2026 Dibuka, Gubernur Sulut Sorot Dampak Ekonomi Rp 840 Juta bagi Petani Lokal

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulut Yulius Selvanus saat membuka ivent internasional Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 Dibuka di Kota Tomohon.

DOTNEWS.ID | TOMOHON – Kemeriahan dan keindahan flora yang spektakuler menghiasi Kota Tomohon Sabtu (8/8/2026) pagi.

Menandai pembukaan resmi Tournament of Flowers yang menjadi puncak acara Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026.

Bertempat di Panggung Utama Menara Alfa Omega, pusat Kota Tomohon, perhelatan akbar yang masuk dalam agenda Kharisma Event Nasional (KEN) 2026 ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E.

Dalam sambutannya Gubernur menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang mendalam kepada Pemerintah Kota Tomohon, jajaran panitia pelaksana, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan festival internasional ini.

Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Gubernur menyambut hangat kedatangan para Menteri Kabinet Merah Putih, Duta Besar negara sahabat, delegasi internasional, serta wisatawan yang hadir di Bumi Nyiur Melambai.

Gubernur Yulius Selvanus menyoroti penyelenggaraan TIFF tahun ini yang memasuki edisi ke-14, sekaligus mengusung tema besar “Collaboration of Spirit”.

Tema ini dinilainya sangat relevan karena merefleksikan semangat sinergi dan gotong royong (Mapalus) antara pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku seni, hingga sektor swasta dan UMKM.

Hal ini menjadi jembatan budaya yang menghubungkan tradisi lokal dengan kancah internasional, seraya mengusung semangat hijau dalam menjaga kelestarian lingkungan Kota Tomohon sebagai Kota Bunga.

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar ajang pameran keindahan, melainkan motor penggerak ekonomi kreatif yang dampaknya terasa langsung oleh masyarakat.

Ia memaparkan data nyata mengenai dampak ekonomi dari gelaran tahun ini, di mana sebanyak 37 petani bunga lokal secara swadaya menyiapkan sekitar 353 ribu pohon krisan.

Kehadiran 35 kendaraan hias (float) yang terdiri dari 17 float besar dan 18 float kecil diperkirakan menyerap lebih dari 210 ribu pohon bunga segar, dengan estimasi perputaran uang di tingkat petani mencapai lebih dari Rp 840 juta.

Angka ini menjadi bukti konkret bagaimana kolaborasi antara seni dan pariwisata memberikan efek domino langsung bagi peningkatan pendapatan petani, perajin, dekorator, hingga sektor kuliner, perhotelan, dan transportasi.

Gubernur juga menyebut bahwa gelaran parade bunga di bulan Agustus ini selaras dengan sukacita menyongsong Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dengan tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, bunga-bunga segar yang melimpah di Tomohon dipandang sebagai wujud nyata dari kemakmuran alam dan kedaulatan karya anak bangsa yang turut berpartisipasi memperkuat perekonomian nasional.

Di akhir sambutannya, Gubernur berharap agar perhelatan TIFF dapat terus didukung dan berkembang semakin megah, sehingga tetap menjadi ikon kebanggaan Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara, dan kebanggaan nasional di mata dunia.

Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk terus merawat semangat kebersamaan demi kemajuan daerah, seraya menikmati keindahan Tournament of Flowers 2026.

Acara pembukaan diakhiri dengan pantun yang menandakan harapan agar TIFF selalu berkesan dan dinanti-nantikan, diiringi doa lintas agama sebagai simbol kerukunan dan persatuan. (fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *