DOTNEWS.ID | MANADO – Pelaksanaan Sistim Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMK sampai dengan hari ketiga 4 Juni 2026 berjalan lancar baik mendaftar lewat online juga of line atau manual.
Belum ada laporan masalah dari Kepala SMK Negeri di 15 Kabupaten/Kota termasuk SMK di kepulauan.
Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMK Dinas Dikda Provinsi Sulut, Vecky Pangkerego SPd MPd kepada Jurnalis Sumikolah Dikda Sulut (JSDS) di ruang kerjanya, Kamis (4/6/2026).
“Pelaksanaan SPMB SMK sampai dengan hari ketiga berjalan lancar baik mendaftar lewat online juga of line atau manual,” ucap Kabid Vecky.
“Belum ada laporan masalah dari Kepala SMK Negeri di 15 Kabupaten/Kota termasuk SMK di kepulauan. Semua berjalan baik,” ucapnya lagi.
Kabid Vecky menegaskan bahwa semua Kepala sekolah (Kepsek) harus ikut aturan SPMB 2026. Dan yang melanggar ada sangsinya. Termasuk jumlah rombel dan koutanya.
“Kepsek harus ikut aturan SPMB 2026, dan yang melanggar ada sangsinya,” tegasnya.
”Saya optimis hingga hari terakhir pada 24 Juni 2026, pendaftaran siswa lewat SPMB berjalan lancar,” ucap Kabid Vecky Pangkerego.
“Bahkan sesuai laporan sudah ada ratusan siswa yang mendaftar disejumlah SMK,” ungkap Kabid Vecky.
Sementara Kepsek SMK Negeri 3 Bitung di pulau Lembeh, Yessie Yuliana Pinontoan STh MSi mengatakan, hingga hari ketiga Kamis 4 Juni 2026 pelaksanaan SPMB 2026 di sekolahnya berjalan lancar.
Untuk kuota, Kepsek Pinontoan mengatakan bahwa sekolahnya ditetapkan 5 Rombongan Belajar (Rombel) atau sebanyak 180 siswa untuk 5 jurusan program keahlian.
Ia menjelaskan, sejak hari pertama dan hari ketiga hari ini, siswa-siswi terus berdatangan untuk mendaftarkan diri mereka di SMK Negeri 3 Bitung.
.
Kepsek Pinontoan menjelaskan, bagi siswa maupun orang tua yang mengalami kesulitan untuk mendaftar, silahkan datang ke sekolah, ketemu dengan panitia.
“Panitia selalu siap melayani di sekolah dan siap untuk membantu. Karena di pulau, sering terkendala jaringan internet jadi silahkan datang ke sekokah,” ucap Kepsek Pinontoan.
Dalam penerimaan siswa baru, SMK Negeri 3 Bitung menerima siswa, secara transpatan dan sesuai dengan aturan pelaksanaan SPMB 2026.
“Kami menerima siswa baru secara transparan dan sesuai dengan aturan pelaksanaan SPMB 2026,” tegasnya.
Kata Kepsek, sebelum pelaksanaan SPMB, sekolah telah melakukan sosialisasi termasuk memajang spanduk di tempat-tempat terbuka yang mudah di lihat semua orang.
“Intinya kami sudah siap, spanduk sudah dipasang beberapa minggu lalu,” tegasnya.
Jadi kata Kepsek Pinontoan, untuk penerimaan siswa baru di sekolah dilakukan secara terbuka dan transparansi.
San ini sesuai dengan regulasi aturan SMPB yang dikeluarkan oleh Kemendikdasmen RI, yaitu Permendikdasmen No. 3 Tahun 2025.
Dan harapannya, untuk penerimaan siswa baru tahun 2026, SMK Negeri 3 Bitung bisa sesuai dengan kouta yang diberikan.
Harapan kami, orang tua, dengan sosialisasi dari sekolah tentang visi misi dari SMK Negeri 3 Bitung, agar mau segera mendaftarkan anak mereka di SMKN 3 Mamado.
“Karena sekolah kejuruan, tentu ketika anak-anak menuntut ilmu di SMK Negeri 3 Bitung, anak-anak tentu di asa dan dilengkapi agar mereka siap kerja,” ucapnya.
Ia juga mengatakan, karena ini sekolah kejuruan, siswa siap kerja ketika mereka lulus dari SMK Negeri 3 Bitung.
“Mereka siap kerja, mereka memiliki kualitas bukan hanya Hard skill dari ilmu yang diberikan,” ucapnya.
“Tetapi juga keterampilan keahlian, Soft skill dengan tentu berjalan dalam pembinaan pendidikan karakter siswa,” ucapnya lagi.
“Sesuai visi-misi untuk lulusan yang berkarakter, berkualitas dan lulusan yang siap kerja dan berdaya saing global,” tambahnya.
Untuk SMK Negeri 3 Bitung ada lima program keahlian yakni:
– Nautika Kapal Niaga ( NKN)
– Nautika Kapal Penangkakan Ikan ( NKPI)
– Teknika Kapal Penangkapan Ikan (TKPI)
– Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan (APHP)
– TJKT.
”Saya optimis bisa terpenuhi kouta yang disiapkan,” tandas Kepsek Yessie Pinontoan. (fer)














