DOTNEWS.ID | BITUNG – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan Sulawesi Utara, Stefanus BAN Liow, melakukan kunjungan kerja ke Kota Bitung dalam rangka pelaksanaan tugas di daerah pemilihan Provinsi Sulawesi Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Stefanus menjelaskan bahwa sebagai anggota DPD RI dari dapil Sulawesi Utara, dirinya bertugas di Komite II yang memiliki ruang lingkup kerja di bidang pengelolaan sumber daya alam dan ekonomi lainnya.
Komite II juga memiliki mitra kerja dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PT Pelni dan PT Pelindo, serta Kementerian Perhubungan.
“Kunjungan ini merupakan bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan undang-undang di bidang pelayaran sekaligus memantau langsung pelayanan di pelabuhan, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar Stefanus. Sabtu, (07/03/2026).
Menurutnya, berdasarkan pemantauan langsung di Pelabuhan Bitung, berbagai persoalan yang sebelumnya disampaikan para stakeholder pelabuhan kini mulai teratasi berkat sinergi dan kolaborasi yang baik antara seluruh pihak terkait.
Stefanus juga memberikan apresiasi terhadap peningkatan pelayanan yang dilakukan oleh PT Pelindo dalam dua tahun terakhir di bawah kepemimpinan General Manager Pelindo Bitung, James Hukom.
“Secara fisik terlihat banyak perubahan dan perbaikan. Saya juga sempat memantau langsung di area pelabuhan hingga ke kapal, berbincang dengan petugas bagasi serta penumpang. Mereka menyampaikan bahwa pelayanan sekarang semakin baik,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa sejumlah pihak seperti kepolisian sektor pelabuhan, KP3, KSOP, KPLP, hingga Kantor Navigasi juga memberikan apresiasi atas peningkatan pelayanan di Pelabuhan Bitung.
Meski demikian, Stefanus mengakui masih terdapat beberapa kekurangan terkait infrastruktur. Namun hal tersebut telah menjadi masukan bagi pihak Pelindo dan saat ini sedang dalam proses pembenahan.
Dalam kunjungan tersebut, Stefanus juga berdialog langsung dengan nakhoda kapal Pelni Sinabung serta para stakeholder pelabuhan untuk mendengar berbagai masukan terkait pelayanan dan operasional pelabuhan.
Ia menekankan pentingnya menjaga sinergi dan kolaborasi antar stakeholder di kawasan pelabuhan agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara bersama-sama demi kepentingan pelayanan kepada masyarakat.
“Kalau ada kendala di antara stakeholder, sebaiknya duduk bersama untuk mencari solusi. Tujuannya adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Stefanus juga mengatakan perlunya pengaturan yang lebih baik bagi aktivitas pedagang atau pihak tertentu di area pelabuhan agar tetap tertib dan aman, dengan tetap memperhatikan aspek regulasi dan keselamatan.
“Koordinasi dan kerja sama antar pihak di Pelabuhan Bitung dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan guna memberikan pelayanan transportasi laut yang semakin baik bagi masyarakat, khususnya menjelang arus mudik Lebaran,” pungkasnya. (Sman)














