DOTNEWS.ID | MANADO – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan Musyawarah Pramuka Penegak dan Pandega Puteri Putera (Muspanitra) Daerah Tahun 2026
Musyawarah Pramuka Penegak dan Pandega Puteri Putera tersebut secara resmi dibuka dan ditutup oleh Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sulut, Kak Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, M.Sc.
Kegiatan yang menjadi forum bagi Pramuka Penegak dan Pandega di Sulut tersebut berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan.
Kak Grevo dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta Penegak dan Pandega, termasuk Sangga Kerja yang telah bekerja keras membuat dan mempersiapkan kegiatan tersebut.
“Memang harus disadari semua tak sempurna, namun disini ada latihan bagaimana memimpin dan mengambil keputusan serta solusi yang diambil dalam membawa organisasi Dewan Kerja Daerah (DKD) Sulut dalam satu komando,” tegas Kak Grevo.
Muspanitra tahun ini menjadi ajang demokrasi bagi Pramuka Penegak dan Pandega Sulut untuk menentukan pemimpin Dewan Kerja Daerah (DKD) yang baru.
Dalam musyawarah tersebut, tercatat ada 5 calon yang maju sebagai Ketua DKD Sulut.
Setelah melalui proses musyawarah yang dinamis, akhirnya satu nama terpilih secara aklamasi dalam satu putaran.
Sosok yang terpilih tersebut adalah Novena Moningka yang resmi dipercayakan sebagai Ketua DKD Sulut yang baru.
Dengan terpilihnya Ketua DKD yang baru, Kakwarda berharap DKD Sulut semakin solid, kompak, dan menjadi motor penggerak kegiatan kepenegakan dan kepandegaan di Sulawesi Utara dalam satu komando Gerakan Pramuka. (fer)















